Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Paslon Bupati Betti Shadiq Pasadigoe Sampaikan Program; Lakukan Kampanye Secara Virtual

Liaison officer (LO) Tim Kampanye Betti Shadiq Pasadigoe, Nasrul mengatakan Kampanye virtual dilakukan melalui zoom dan whatsApp Group atau WAG.

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Istimewa
Cabup Tanah Datar Betti Shadiq Pasadigoe saat bertemu warga baru-baru ini. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Liaison officer (LO) Tim Kampanye Betti Shadiq Pasadigoe, Nasrul mengatakan Kampanye virtual dilakukan melalui zoom dan whatsApp Group atau WAG.

Kampanye virtual dibantu oleh tim yang ada di setiap nagari minimal satu sampai tiga orang dan dikordinator tim kampanye kecamatan.

"Tim kampanye yang ada di nagari ini ada 1 sampai 3 orang setiap nagari dan koordinator kecamatan, merekalah yang bantu" kata Nasrul, Jumat (30/10/2020)

Menurutnya, Betti Shadiq Pasadigoe juga memberikan pengarahan kepada timnya secara virtual.

Baca juga: Liburan Aman Ajak Keluarga Jalan-jalan saat Cuti Bersama, Meski Masa Pandemi Covid-19

Saat kampanye hal yang paling berkesan bagi Paslon ini, banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan apalagi saat covid-19.

Menurutnya, adapun program untuk merecovery ekonomi pasca covid-19 nantinya.

Kata dia, ada empat program utamanya yakni Tanah Datar Unggul, Sejahtera, Beriman, Beradab dan Berbudaya.

Baca juga: 52 ASN di Sumbar Direkomendasikan ke KASN, Diduga Langgar Netralitas Pilkada Sumbar 2020

Program unggul ini dari pelayanan publik mulai kecamatan lalu nagari sampai dari jorong

Program selanjutnya, Tanah Datar Sejahtera, yakni meningkatkan sarana prasana infrastukrut pariwisata kemudian program Tanah Datar beriman.

"Buk Betti mempunyai program untuk menghidupkan kembali surau, musala, masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan," ujar Nasrul.

Kemudian, Tanah datar beradab dan berbudaya yang menitik beratkan bahwa kebijakan dikeluarkan paslon ini nanti akan meminta saran ninik mamak, alim ulama dan bundo kandung.

"Akan mengakomudir budaya lokal hingga tingkat kabupaten dan melestarikannya. Lalu memberikan insentif khusus untuk para ninik mamak dalam hal ini KAN," tambah Nasrul. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved