Breaking News:

Corona Sumbar

Ratusan Pegawai Pemko Padang Positif Covid-19, Sekda Tegaskan Rencana Kerja Tetap Jalan

Sekda Pemko Padang Amasrul mengatakan ratusan pegawai Pemko Padang terkonfirmasi positif covid-19,

TribunPadang.com/Rima Kurniati
Sekda Padang, Amasrul 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sekda Pemko Padang, Amasrul mengatakan ratusan pegawai Pemerintah kota (Pemko) Padang terkonfirmasi positif covid-19, hingga saat ini.

"Sampai sekarang ini, kita di kota Padang sampai 100 lebih di beberapa organisasi perangkat daerah," kata Amasrul, Rabu (28/10/2020).

Meskipun pegawai Pemko Padang banyak positif covid-19, recana kerja Pemko Padang tetap berjalan.

Pegawai Pemko Padang diminta untuk berhati-hati dalam bekerja dan dengan prosedural tetap atau protap.

Baca juga: Aksi Teatrikal Warnai Demo Menolak UU Cipta Kerja di DPRD Sumbar, Arus Lalu Lintas Tersendat

Baca juga: Sekda Amasrul: Pemuda Bisa Menjadi Pelopor Pembangunan

"Namun dengan demikian kita tetap mengejar rencana kerja yang sudah kita buat hingga akhir tahun, tetap menjaga protokol kesehatan," kata Amasrul.

Kata dia, Para pegawai Pemko Padang diharapakan jadi pahlawan pengawasan penerapan protokol kesehatan.

"ASN kita tetap harus menjadi pengawas bagi masyarakat di lingkungannya untuk mengingatkan masyarakat pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," ujar Amasrul.

Saat ini pegawai Pemko Padang juga menerapakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) untuk 75 persen pegawainya.

Menurutnya, saat ini Padang dinyatakan zona orange dan bisa turun apabila masyarakat patuhi protokol kesehatan.

"Sepanjang masyarakat mengikuti protokol kesehatan yang sudah diperdakan Provinsi Sumbat akan ada penurunan," ujar Amasrul.

Amasrul juga mengingatkan agar pengusaha rumah makan patuhi inruksi Gubernur untuk swab semua karyawannya dan patuhi aturanya.

Swab untuk karyawan dilakukan agar diketahui hasilnya dan ketika positif covid-19 akan dirawat atau karantina.

Menurutnya, rumah makan yang karyawan positif covid-19 juga tidak akan dilakukan penutupan.

"Kita tidak tutup, namun tetap disawab agar kita kena atau tidak. Pengusaha restoran kafe, bisa dengan kerelaan swab yang sudah kita gratiskan," ujar Amasrul. (*).

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved