Breaking News:

Sumpah Pemuda

Sejarah Muncul Rumusan Sumpah Pemuda dan Peran Mohammad Yamin Sejak Kongres Pemuda I

Sejarah Muncul Rumusan Sumpah Pemuda dan Peran Mohammad Yamin Anak Muda Kelahiran Sawahlunto Sumbar

.(Dok. Kompas)
Dari kiri : mr. Sujono Hadinoto, LN Palar, mr. M. Yamin dan mr. Joesoef Wibisono 

TRIBUNPADANG.COM- Sosok Mohammad Yamin tidak bisa dilepaskan dari sejarah lahirnya Sumpah Pemuda.

Anak muda kelahiran Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat ini bukan saja merumuskan Sumpah Pemuda saat Kongres Pemuda II di Batavia.

Saat Kongres Pemuda I, Mohammad Yamin sudah menyampaikan gagasan tentang persatuan Indonesia.

Baca juga: Berikut 10 Ucapan Peringati Sumpah Pemuda dari Para Tokoh Indonesia, Bisa Dijadikan Status di Medsos

Baca juga: Download Logo Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020, Simak Makna Logo dan Pedoman Visual Publikasi

Peran pemuda begitu vital dalam proses menuju Indonesia merdeka. Pemuda memegang peran penting dalam masa perjuangan melawan penjajahan, baik melalui perlawanan fisik juga perlawanan diplomatik.

Kebangkitan pemuda berawal sejak mereka mulai berorganisasi pada era kebangkitan nasional pada 1908.

Masa ini ditandai dengan berdirinya organisasi pemuda seperti Boedi Oetomo di Batavia dan Indische Vereeniging (Perhimpunan Indonesia) yang didirikan pelajar Indonesia di Belanda.

Sejumlah organisasi lain bermunculan, salah satunya adalah Tri Koro Dharmo yang berdiri pada 1915, yang kemudian berganti nama menjadi Jong Java. Namun, organisasi pemuda saat itu masih bersifat kedaerahan dan mementingkan kepentingan suku bangsa masing-masing.

Namun, lama kelamaan muncul kesadaran para kelompok pemuda untuk menyatukan perjuangan untuk kepentingan bangsa.

Buku Indonesia dalam Arus Sejarah (2013) menjelaskan, perubahan radikal yang dilakukan organisasi pemuda mendorong mereka untuk bersatu dan berkumpul dalam satu wadah.

Maka pada 30 April 1926, para pemuda melakukan rapat besar antar-kelompok pemuda yang dikenal dengan Kongres Pemuda I di Jakarta. Namun, saat itu upaya untuk menyatukan berbagai kelompok pemuda dalam satu organisasi gagal.

Halaman
1234
Editor: afrizal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved