Breaking News:

Perda AKB

Soal Sanksi Pidana Perda AKB Sumbar, Gubernur: Diberikan Bila Sudah Pernah Kena Sanksi Administrasi

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan sanksi pidana Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) akan ditegakan bersama dengan tim terpadu.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
istimewa
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada saat melakukan razia masker bersama tim gabungan di Pasar Raya Padang, Sabtu (10/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan sanksi pidana Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) akan ditegakan bersama dengan tim terpadu.

Pemberlakuan Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang AKB yang bertujuan melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19 Sumatera Barat (Sumbar) telah dimulai hari ini, Sabtu (10/10/2020). 

Bagi warga yang tidak menggunakan masker dalam beraktivitas di luar rumah akan diberikan sanksi.

Pemko Padang Sosialisasikan Perda AKB di Pasar Raya, Plt Wali Kota: Mulai Berlaku 10 Oktober 2020

Gubernur Sumbar Optimis Perda AKB Bisa Ubah Perilaku Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan

Irwan Prayitno mengatakan sanksi dijatuhkan bila sebelumnya warga yang sama sudah pernah dikenai sanksi administrasi.

“Perda ini dibuat agar masyarakat patuh pada protokol kesehatan sehingga potensi penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” katanya saat bersama tim gabungan di Pasar Raya Padang, Sabtu (10/10/2020).

Sanksi pidana akan ditegakkan bersama dengan tim terpadu yaitu polisi, jaksa, dan hakim. 

Sementara Kasat Pol PP Kota Padang Alfiadi menjelaskan, sejak 21 September 2020, anggotanya bersama Polresta Padang sudah menegakkan Perwako nomor 49 tahun 2020 di Kota Padang.

Selain itu, juga sudah menertibkan sebanyak 500 orang lebih karena tidak mengunakan masker saat berada di luar rumah.

Pemko Padang Mau Bikin Perda AKB Pula, Pengamat Hukum Tata Negara: Cukup Gunakan Perda Provinsi

Pemko Ajukan Ranperda AKB ke DPRD Padang, Apa Beda dengan Perda AKB Pemprov Sumbar?

Sosialisai sudah diberikan kepada warga semenjak tanggal 1 September 2020 meskipun baru berbentuk draf.

"Untuk kota Padang kita tinggal lakukan penindakan saja lagi. Penegakan Perda ini dilakukan bersama tim di Pasar Raya Padang, ini menjadi lokasi pertama penegakan Perda Nomor 6 tahun 2020 di Sumbar dan akan terus dilanjutkan ke tempat-tempat yang lain," kata Alfiadi.

Tidak itu saja, tempat-tempat usaha juga telah diberikan teguran secara lisan hingga pemberian surat teguran.

"Jika pemilik usaha yang sudah kita tegur tidak juga mengindahkan atau menerapkan protokol kesehatan tentu kita berikan tindakan sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2020," katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved