Corona Sumbar
Perhotelan Padang Terdampak Pandemi Covid-19, GM Hotel Pangeran Beach: September Hanya 53 Persen
Sejauh ini lonjakan kasus covid-19 di Padang memengaruhi kunjungan dan aktifitas perhotelan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejauh ini lonjakan kasus covid-19 di Padang memengaruhi kunjungan dan aktifitas perhotelan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
General Manager (GM) Hotel Pangeran Beach Padang Soedjoko mengatakan pada Bulan April 2020, aktifitas perhotelan sangat berkurang kemudian berangsur membaik pada Bulan Mei.
Menurut Soedjoko, sebetulnya aktivitas perhotelan telah mulai membaik pada Bulan Juni dan Agustus 2020 lalu.
"Bulan April memang down, Mei agak mendingan, Juni semuanya lumayan bagus, dan Agustus (2020) juga bagus," kata Soedjoko, Jumat (25/9/2020).
• Gegara 23 Karyawan Positif Corona, GM Hotel Pangeran Beach Padang Sebut Ada Iven yang Batal
• 23 Karyawan Hotel Pangeran Beach Padang Positif Corona, Pelayanan Tetap Buka Seperti Biasa
Namun, Soedjoko mengatakan pada Bulan September ini aktifitas perhotelan kembali menurun lagi.
Hal ini dikarenakan meningkatnya temuan kasus positif covid-19 dan beberapa aturan pelarangan lainnya.
Soedjoko mengatakan rata-rata aktifitas perhotelan pada September 2020 berjalan 52 persen.
"Agustus 63 persen, sepi itu bulan April dan Mei hanya 15 persen. Pada April itu, kan awal pandemi (Covid-19)," tambah Soedjoko.
Soedjoko mengatakan dengan semkin banyaknya kasus positif ditemukan, maka penyebarannya bisa ditekan.
Sejauh ini lanjutnya, di Hotel Pangeran Beach selalu menerapkan protokol kesehatan.
"Mulai dari lobi, tempat pertemuan, tempat makan, hingga semua ruangan menerapakan protokol kesehatan dan setiap pagi disemprotkan disinfektan," ujarnya.
Pengunjung yang datang dari lobi dicheck suhu terlebih dahulu, cuci tangan dan disediakan handsanitizer.
Karyawan hotel yang melayani pengunjung juga menggunakan masker dan faceshild dan sarung tangan.
"Kita jaga jarak, tidak berdekatan, jarak satu meter lebih, semuanya telah kita atur, agar pemurutusan untuk covid-19," ujarnya.
Kedepannya, Soedjoko berharap agar semakin memperketat protokol kesehatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/gm-hotel-pangeran-beach-padang-soedjoko.jpg)