Breaking News:

Mahasiswa KKN UIN IB Bantu Sediakan Wifi di Musala Abdullah Padang, Bantu Pembelajaran Daring

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) melaksanakan program penyediaan wifi di Musala Abdullah Padang.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Program mushala ber-wifi sebagai bagian kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Kamis (27/8/2020) di Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah dilaunching di Musala Abdullah yang dihadiri oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) melaksanakan program penyediaan wifi di Musala Abdullah Padang.

Program mushala ber-wifi ini bagian kegiatan KKN mahasiswa UIN IB Tahun 2020 di Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Jaringan wifi di Musala Abdullah ini dengan kecepatan internet 20 Mbps.

Launching Musala Abdullah ini dihadiri oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Mahyeldi mengatakan Pemko Padang telah berencana menyediakan wifi gratis di masjid yang tersebar di 11 kecamatan Padang.

Harga Emas di Padang Hari Ini Kamis 27 Agustus 2020, Emas Antam Turun Jadi Rp 1.051.000/gram

Peringatan Dini BMKG: 4 Daerah di Sumbar Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

"Rupanya hari ini (Kamis 27/8/2020) masjid atau musala juga sudah menggunakan wifi dari mahasiswa UIN dan bisa dimanfaatkaan oleh siswa," kata Mahyeldi Ansharullah, Kamis (27/8/2020).

Mahyeldi mengharapkan lurah dan camat mengawasi penggunaan wifi tersebut memang untuk keperluan belajar bagi siswa.

"Wifi ini juga bisa dimanfaat oleh ibuk-ibuk atau UMKM untuk memasarkan produknya, sehingga mempunyai manfaat yang banyak," tamah wali kota.

Mahyeldi mengatakan jika persoalan belajar daring, dikarenakan tidak adanya internet setelah sudah bisa
diatasi secara bersama-sama.

"Kami juga sediakan sebanyak 125 titik jaringan internet gratis yang bisa dimanfaatkan warga Kota Padang," ujar wali kota.

Di antaranya, 41 spot dipasang di OPD Pemko Padang, 23 puskesmas, 11 kantor camat dan 50 di kantor lurah se-Kota Padang. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved