Breaking News:

BMKG: Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Sumbar 9-10 Agustus 2020, Waspada di Wilayah Ini

BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (9/8/2020).

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Ilustrasi - gelombang tinggi yang terjadi di kawasan Pantai Padang 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (9/8/2020).

Peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur untuk Minggu 9 Agustus 2020 pukul 19.00 WIB sampai dengan Senin 10 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji menyebutkan, adanya potensi gelombang dengan tinggi 0.25 - 1.25 meter di daerah perairan pesisir barat Kabupaten Pasaman Barat, hingga pesisir barat Kabupaten Pesisir Selatan.

Gempa Bumi Tektonik 5,2 Magnitudo di Pantai Barat Sumatera, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Ia juga mengatakan, waspada terhadap potensi gelombang dengan ketinggian 0.80 - 2.50 meter yang berpeluang terjadi di wilayah perairan barat Kepulauan Mentawai (perairan barat Siberut hingga Sikakap) dan perairan Bengkulu.

Budi Iman Samiaji juga menyebutkan, waspadai adanya potensi gelombang dengan tinggi 1.50 - 3.00 meter yang berpeluang terjadi di wilayah perairan Enggano - Bengkulu.

"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 3.00 - 3.50 meter yang berpeluang terjadi di wilayah Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai dan Samudera Hindia Barat Bengkulu," katanya, Minggu (9/8/2020).

Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan pasang surut di Teluk Bayur pada Minggu 9 Agustus 2020 dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Senin 10 Agustus 2020 pukul 07.00 WIB.

Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Sumbar, 4-5 Meter di Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai

"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 1.0 meter pukul 21.00 WIB hari ini, dan surut sekitar 0.4 meter sekitar pukul 03.00 WIB pada Senin (10/8/2020)," katanya.

Ia juga berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.

"Waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," ujarnya. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved