Corona Sumbar
Update Corona Sumbar 8 Agustus 2020: Pasien Positif Tambah 23 dari 5 Daerah, 17 Orang di Padang
Update Corona Sumbar 8 Agustus 2020: Pasien Positif Tambah 23 dari 5 Daerah, 17 Orang di Padang
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah.
Terdapat penambahan 23 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, Sabtu (8/8/2020).
Dengan demikian, total sampai hari ini telah 1.102 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19.
• Jumlah Kasus Positif Corona di Sumbar Terus Naik, Dokter Andani: Penambahan Bukan Masalah Gelombang
• Reaksi Wagub Nasrul Abit Soal Ajudannya Positif Corona: Saya Sudah 5 Kali Swab Test dan 7 Rapid Test
Sementara, 5 orang positif lainnya dinyatakan sembuh, sehingga total sembuh 802 orang.
Hal itu diketahui dari 1.929 sampel yang diperiksa di laboratorium Unand dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso.
"Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 23 orang itu berasal dari lima daerah di Sumbar," jelas juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal.
Rinciannya, Kota Padang 17 orang, Kota Solok 2 orang, Kabupaten Solok 1 orang, Kabupaten Pasaman Barat 2 orang dan Kota Bukittinggi 1 orang.
• Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Melonjak, Dokter Andani: Hal Paling Penting Bukan Jumlah
Berikut rincian tambahan kasus positif Covid-19 Sumbar hari ini:
Kota Padang
1. Perempuan 10 tahun, warga Tanah Sirah Piai, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Perempuan 43 tahun, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RS. Unand.
3. Perempuan 21 tahun, warga Tanah Sirah Piai, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Laki-laki 20 tahun, warga Flamboyan Baru, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Laki-laki 21 tahun, warga Flamboyan Baru, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Perempuan 55 tahun, warga Flamboyan Baru, pekerjaan dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
7. Laki-laki 56 tahun, warga Lubuak Lintah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
8. Perempuan 56 tahun, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
9. Laki-laki 40 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
10. Perempuan 45 tahun, warga Alai Parak Kopi, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
11. Laki-laki 48 tahun, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
12. Laki-laki 21 tahun, warga Alai Parak Kopi, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
13. Perempuan 30 tahun, warga Korong Gadang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
14. Bayi (perempuan) 7 bulan, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
15. Batita (laki-laki) 2 tahun, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
16. Perempuan 49 tahun, warga Gurun Laweh, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 31 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.
17. Laki-laki 34 tahun, warga Ulak Karang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
Kota Solok
1. Laki-laki 13 tahun, warga Sinapa Piliang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Laki-laki 15 tahun, warga Tanjuang Paku, status pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
Kabupaten Solok
1. Perempuan 65 tahun, warga Bukik Sundi, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
Kabupaten Pasaman Barat
1. Laki-laki 30 tahun, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.
2. Perempuan 25 tahun, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.
Kota Bukittinggi
1. Perempuan 26 tahun, warga Parik Antang, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
Sementara, pasien sembuh sebanyak 5 orang dengan rincian:
1. Laki-laki 48 tahun, warga Mato Aia, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
2. Laki-laki 46 tahun, warga Koto Lua, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
3. Laki-laki 31 tahun, arga Kampuang Jao, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien karantina BPSDM.
4. Laki-laki 33 tahun, warga Padang Lua Kabupaten Agam, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan pasien karantina BPSDM, pasien karantina BPSDM.
5. Laki-laki 43 tahun, warga Indaruang, pekerjaan Swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-virus-covid-1912345.jpg)