Breaking News:

Corona Sumbar

Soal Ketidakpatuhan terhadap Protokol Kesehatan, Wawako Padang: Segera Tinjau Perwako Lagi

Wakil Wali Kota Padang mengatakan Pemko Padang akan kembali melakukan pengawasan dan patroli penerapan protokol kesehatan sesuai d

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi: Virus Corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Wakil Wali Kota Padang mengatakan Pemko Padang akan kembali melakukan pengawasan dan patroli penerapan protokol kesehatan sesuai dengan perwako Nomor 49 Tahun 2020.

Hal ini dilakukan dikarenakan semakin banyak warga Padang yang abai dengan protokol kesehatan, serta meningkatnya kasus konfirmasi

Per Kamis (6/8/2020) berdasarkan data Dinkes Padang terdapat tambahan 11 kasus, dengan total 709 orang terkonfirmasi.

"Kami kembali nantinya meminta semuanya SKPD melakukan pengawasan, dirasakan seperti di pertengahan Maret yang lalu Sumbar menjadi terendah," kata Hendri Septa, Rabu (6/8/2020)

Menurutnya, warga Padang jangan berbangga diri lebih dulu atas pencapaian sudah bisa mengendalikan covid-19, sebab vaksinnya belum ditemukan.

"Kami akan tinjau Perwako lagi dan akan kembali melakukan pengawasan dan patroli perwako," tambahnya.

Hendri Septa mengatakan setiap hari petugas Satpol PP sebenarnya sudah melakukan patroli rutin.

"Hanya saja penerapan ini terpulang kepada masyarakat, tidak mungkinkan kita dua puluh empat jam terus mengawasi," ujarnya.

Update Corona Sumbar: Sehari Tambah 20 Kasus Covid-19, Warga Positif Corona Tembus 1.007 Orang

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Melonjak, Dokter Andani: Hal Paling Penting Bukan Jumlah

Hendri Septa mengingatkan kembali kepada masyarakat agar dalam berkegiatan tetap melaksanakan protokol kesehatan, seperti pakai masker, jaga jarak dan lainnya.

Sejauh ini menurutnya, semua warga ingin segera keluar dari pendemi ini, dan menginginkan ekonomi menggeliat lagi.

Melalui penerapkan protokol kesehatan maka bisa menjaga ritme angka korona ini dan kasus konfirmasi akan turun.

Terkait, adanya penambahan kasus konfirmasi covid-19 beberapa hari belakangan dikatakan bukan dari klaster pasar lagi. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved