Pemancing Hilang di Laut, Teman Baru Sadar Korban Sudah Tidak Ada Saat Kapal Tiba di Lokasi

Seorang pemancing dilaporkan hilang di laut setelah berangkat bersama sejumlah teman-temannya, Senin (27/7/2020) alu.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi tenggelam 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang pemancing dilaporkan hilang di laut setelah berangkat bersama sejumlah teman-temannya, Senin (27/7/2020) lalu. 

Hingga Kamis (30/7/2020) siang, pencarian terhadap korban belum juga membuahkan hasil. 

Pemancing tersebut diduga terjatuh ke laut setelah bertolak dari Tiku menuju arah Pasaman. 

Motif Pria di Padang Tusuk Tetangga: Tak Terima Keponakannya Dimarahi karena Cabut Jagung Korban

BREAKING NEWS: Seorang Pria Ditusuk Tetangga di Padang, Perut hingga Kepala Dekat Mata Korban Luka

Korban diketahui bernama Rio (35). 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi saat dihubungi TribunPadang.com pada Kamis (30/7/2020) mengatakan pencarian belum membuahkan hasil.

Korban diduga terjatuh dari kapal bagan di Perairan Pesisir Tanjung Mutiara, Nagari Tiku, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Rio bersama 7-8 orang temannya berangkat pergi memancing Senin (27/7/2020).

Korban dan teman-temannya berangkat dari Tiku sekitar pukul 18.00 WIB menempuh perjalanan arah ke Pasaman.

Saat sampai di lokasi tujuan, ternyata Rio sudah tidak ada. 

Cara Membuat Rendang Daging Sapi yang Empuk hingga Resep Rendang Sapi Khas Padang

"Saat sampai di lokasi dan dilihat sudah tidak ada satu orang. Informasinya, teman lain tertidur dan yang terbangun cuma operator kapal," ujarnya.

Ia menyebutkan, operator yang terbangun tersebut juga tidak terlalu memperhatikan yang ada di kapal.

Selanjutnya, dilakukan pencarian secara bersama-sama, tapi tidak juga ditemukan keberadaan korban.

Akhirnya, kejadian tersebut dilaporkan ke pihak terkait dan dilakukan pencarian secara bersama-sama.

"Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian, yaitu terdiri dari SAR, Airud, BPBD, dan kelompok nelayan," sebutnya.

Dikatakannya, pada hari ini tim SAR melakukan pencarian dengan menurunkam RIP dan perahu karet.

"Kesulitan dalam melakukan pencarian karena tidak ada yang melihat korban jatuh atau bagaimananya, ke mana akan dilakukan pencarian," katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved