Breaking News:

Corona Sumbar

UPDATE Corona Sumbar 18 Juli 2020: Tambah 4, Total 817 Kasus dari 62.087 Spesimen yang Diperiksa

Jasman Rizal mengatakan, total spesimen yang telah diperiksa terkait Covid-19 di Sumbar mencapai 62.087.

SHUTTERSTOCK via kompas.com
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, total spesimen yang telah diperiksa terkait Covid-19 di Sumbar mencapai 62.087.

Adapun, sebanyak 62.087 spesimen yang diperiksa berasal dari 55.676 orang.

Ini berarti satu orang bisa diambil spesimennya lebih dari sekali.

Dari jumlah itu, ditemukan kasus positif sebanyak 817 orang hingga, Sabtu (18/7/2020).

UPDATE Sebaran Virus Corona Global Jumat 17 Juli 2020: India Tembus 1 Juta Kasus Covid-19

"Total sampai hari ini telah 817 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19."

"Terjadi penambahan 4 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19," kata Jasman Rizal.

Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Andani Eka Putra.

Sebanyak 908 spesimen terperiksa (891 Lab Unand dan 17 Lab Baso Agam) terkonfirmasi tambahan 4 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19.

"Rinciannya, 3 orang dari Kota Padang dan 1 orang dari Kabupaten Solok," ungkap Jasman Rizal.

Sebaran Corona di Indonesia Hari Ini 17 Juli 2020, Jawa Timur Laporkan 255 Kasus Baru dan 387 Sembuh

Kota Padang

1. Perempuan 62 tahun, warga Parak Laweh, pekerjaan guru, terinfeksi dari hasil tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Laki-laki 20 tahun, warga Kurao Pagang, status mahasiswa, diduga terpapar dari mobilisasi keluarga, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Laki-laki 51 tahun, warga Pampangan, pekerjaan bidan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok

1. Laki-laki 50 tahun, warga Sumani, pekerjaan swasta, terinfeksi karena riwayat perjalanan sering bepergian ke luar daerah terakhir ke Kerinci tanggal 2 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved