Breaking News:

New Normal Sumbar

Langgar New Normal, Sopir & Penumpang Angkot Padang akan Didenda Rp 250 Ribu atau Sapu Jalan

Pemerintah Kota Padang akan memberikan sanksi denda maksimal Rp 250 ribu kepada sopir dan penumpang yang melanggar aturan new normal.

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Ilustrasi angkot Padang 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang akan memberikan sanksi denda maksimal Rp 250 ribu kepada sopir dan penumpang yang melanggar aturan new normal.

Jika tak sanggup membayar sanksi denda, pelanggar bisa menggantinya dengan sanksi menyapu jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri mengatakan, penerapan sanksi new normal atau pola hidup baru tersebut mulai berlaku besok, Kamis (25/6/2020).

Razia Angkot Padang Dimulai Besok, Dinas Perhubungan Sasar Pelanggar New Normal, Lokasinya Acak

Menurutnya, sanksi yang diberikan berupa denda yang paling sedikit Rp 100 ribu sampai Rp 250 ribu.

Ia menambahkan, apabila sopir angkot yang melanggar ini tidak bisa membayar denda tersebut, maka sanksinya berupa kerja sosial.

Para pelanggar ini akan memakai rompi bertuliskan Pelanggar Aturan Pola Hidup Baru. Kemudian, disuruh menyapu jalanan.

"Kalau mereka tidak bisa membayar denda, maka harus melakukan kerja sosial dengan menggunakan rompi bertuliskan pelanggar pola hidup baru atau PHB, lalu menyabu jalan," ungkapnya.

PPDB Online 2020 SMP Padang, Jadwal Pemilihan Sekolah Dimulai 30 Juni 2020, Sudah Bisa Perbarui Data

Dian Fakri mengatakan, sanksi yang sama juga berlaku bagi penumpang yang melanggar aturan, seperti tidak menggunakan masker.

"Kalau penumpangnya tidak pakai masker juga akan didenda, denda Rp 100 ribu, kalau tidak ya disuruh jugalah menyapu jalan," ujar Dian Fakri.

Halaman
123
Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved