Danrem 032/Wbr Dampingi Gubernur Rakor Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dengan Kementerian

Gelar rakor, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno didampingi Forkopimda membahas pelaksanaan pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada tahun 2020 di tengah

istimewa
Forkopimda pads saat dampingi Gubernur Sumatera Barat dalam video conference di ruang kerja Gubernur Sumatera Barat, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gelar rakor, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno didampingi Forkopimda membahas pelaksanaan pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah.

Rapat tersebut digelar pada Senin (18/5/2020), dan diikuti oleh Komandan Korem 032/Wbr Kolonel Inf Arief Gajah Mada bersama Forkopimda mendampingi Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam rapat video conprens di ruang kerja Gubernur Sumatera Barat.

Kota Solok Umumkan Kasus Pertama Positif Corona, Seorang Pedagang Keliling Berusia 25 Tahun

UPDATE Corona Sumbar: 12 Orang Lagi Dinyatakan Sembuh, Anak Usia 9 Tahun hingga Pria 67 Tahun 

Dalam Rakor yang juga diikuti Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto ini membahas tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri dari beberapa kementerian ini diantaranya, Kemenko Polhukam, Agama, Kementerian Dalam Negeri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, dan BIN.

Dalam kesempatan rapat tersebut pemerintah tetap mengimbau agar pelaksanaan Shalat Idul Fitri dilaksanakan oleh keluarga inti di rumah.

Jika ada masyarakat yang akan melaksanakan Shalat di masjid atau di lapangan, maka Pemerintah Daerah bersama Forkopimda terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah Satu, Hasil Laboratorium Kamis Lalu Belum Terlaporkan

Napi Asimilasi yang Update Status Fb, Corona Membawa Berkah, Polisi: Incaran Motor Mahasiswa

Daerah tersebut juga tidak ada warganya yang terkena Covid-19 atau daerah tersebut adalah Zona Hijau.

Serta wilayah tersebut harus mematuhi protap Covid-19 antara lain jemaah tidak terlalu banyak, menjaga jarak perorangan satu meter, menyediakan air mengalir untuk cuci tangan, hand sanitizer, pakai masker, khutbah tidak boleh panjang, pakai ayat ayat pendek, tidak boleh salaman, harus diawasi oleh TNI- Polri-Pol PP, dan aparat terkait lainnya.

Selain itu juga ditekankan agar pengawasan di check poin perbatasan wilayah harus semakin diperketat, terutama di malam hari.

Hal itu karena dimungkinkan masih adanya yang mudik.

Tembus 408 Kasus Positif Corona di Sumbar, Ini Rincian 12 Tambahannya, Padang Terbanyak

Curi Motor, Napi Asimilasi di Padang Ditangkap, Sempat Tulis Status FB: Corona Membawa Berkah

Semakin ketatnya pengawasan, semakin disiplin dan patuhnya masyarakat akan protap penanganan Covid-19 maka akan semakin dapat menahan Pandemi Covid19 di seluruh Indonesia.

Usai pelaksanaan rapat Koordinasi Danrem 032/Wbr Kolonel Inf Arief Gajah Mada menyampaikan agar apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah dalam hal ini dilaksanakan dan didukung.

Tembus 408 Kasus Positif Corona di Sumbar, Ini Rincian 12 Tambahannya, Padang Terbanyak

Curi Motor, Napi Asimilasi di Padang Ditangkap, Sempat Tulis Status FB: Corona Membawa Berkah

"Apapun yang sudah menjadi keputusan pemerintah mari kita dukung dan laksanakan khususnya Korem 032 kami siap membantu Kepolisian dan Pemda untuk bersama-sama dengan masyarakat. Mari kita laksanakan demi kebaikan bersama," kata Danrem.

Rakor Gubernur dan Forkopimda Sumbar dengan Kemenko Polhukam, Kementerian Agama, Panglima TNI dan Kapolri ini juga diikuti oleh Wakil Gubernur, Kasi Intel dan Kasiops Korem 032/Wbr, Kasiops Lantamal II Padang, Kasiops Lanud Sutan Sjahrir Padang dan Pejabat Pemda Sumatera Barat. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved