Corona Sumbar

Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Belum Menurun, Pemprov Sumbar Tidak Gelar Salat Idul Fitri 1441 H

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) besar kemungkinan tidak menggelar salat id pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Hal ini lantaran kasus virus

Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) besar kemungkinan tidak menggelar salat id pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Hal ini lantaran kasus virus corona belum menunjukkan angka menurun signifikan.

"Besar kemungkinan tidak kita selenggarakan di Lapangan Kantor Gubernur maupun di Masjid Raya Sumbar," kata Kepala Biro Bina Mental Setdaprov Sumbar Syaifullah, Senin (18/5/2020).

UPDATE Corona Sumbar: 12 Orang Lagi Dinyatakan Sembuh, Anak Usia 9 Tahun hingga Pria 67 Tahun 

Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah Satu, Hasil Laboratorium Kamis Lalu Belum Terlaporkan

Tapi untuk daerah, diserahkan ke bupati dan walikota masing-masing berkoordinasi dengan MUI kabupaten dan kota masing-masing.

"Jika masjidnya berada di daerah yang hijau maka boleh melaksanakan idul fitri dengan persyaratan yang ketat," tutur Syaifullah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyatakan, terkait salat Id, memang sudah diputuskan kalau di Kota Padang sepertinya masih belum.

Napi Asimilasi yang Update Status Fb, Corona Membawa Berkah, Polisi: Incaran Motor Mahasiswa

Tembus 408 Kasus Positif Corona di Sumbar, Ini Rincian 12 Tambahannya, Padang Terbanyak

Hanya saja hasil keputusan 5 Mei 2050 yang lalu, itu diberikan kesempatan untuk menerapkan local wisdom kepada masyarakat Sumbar.

Dimana di kabupaten kota, kalau seandainya daerah itu betul-betul aman, komunitasnya sama, ada kesepakatan masyarakat dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus masjid, kalau betul-betul aman dibolehkan.

"Pemprov sendiri kita tidak melaksanakan. Sudah pasti tidak dan sudah diputuskan, baik di masjid raya maupun di kantor gubernur tidak dilaksanakan," terang Nasrul Abit.

Curi Motor, Napi Asimilasi di Padang Ditangkap, Sempat Tulis Status FB: Corona Membawa Berkah

Tambah 11 Pasien Positif Corona di Padang, Ada Balita hingga Gadis Belia, Total jadi 261 Kasus

Untuk kelurahan yang dianggap aman, menurut Nasrul Abit itu disilakan menyelenggarakan salat id.

Kata dia, hal itulah yang dimaksud local wisdom.

"Silakan aja, kalau ada klaster yang aman, masyarakat sepakat, mereka juga yakin bahwa yang datang tidak terjangkit Covid-19 dan tetap jaga jarak, ya silakan," tutur Nasrul Abit.

Seorang Balita di Padang Positif Virus Corona, Rincian Tambahan 12 Positif Covid-19 Per 17 Mei 2020

Pasien Corona Usia 68 Tahun Asal Payakumbuh Dinyatakan Sembuh, Sudah 91 Pasien di Sumbar Sembuh

Jika ingin juga melaksanakan salat Id, sebut Nasrul Abit, bergabung ke daerah yang aman, jika orang di daerah tersebut juga mau menerima.

Ia mengatakan, dari pemerintah prinsipnya hanya mengimbau, imbauan juga untuk kesehatan semua orang. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved