Corona Sumbar

Pasar Raya Padang, Klaster Terbesar Penyebaran Virus Corona di Sumatera Barat

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyebut klaster terbesar penyebaran virus corona atau Covid-19 di Sumbar adalah Pasar Raya Padang.

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Tangkapangambar/facebook
Penyemprotan disinfektan di Pasar Raya Padang, Senin (20/4/2020). Petugas menyisiri tiap toko dan areal yang digunakan pedagang 

"Di Padang dari sekian klaster setengahnya sudah tutup, karena surveilans berani dan siap untuk mentracing, itu yang paling penting, tracing yang maksimal dan masif sehingga bisa mengendalikan," ujar Irwan Prayitno.

Rincian 32 Tambahan Pasien Positif Corona di Sumbar Hari Ini, Total jadi 371 Kasus

BREAKING NEWS: Per 14 Mei 2020, Kasus Virus Corona di Sumatera Barat Tembus Angka 371

Irwan Prayitno menilai, meski pun hingga kini masih cenderung ada peningkatan kasus positif Corona di Sumbar, pihaknya sudah melakukan penanganan dengan baik.

Dia mengatakan, sebentar lagi Sumbar memasuki fase puncak dan setelah itu diharapkan terus turun.

Irwan Prayitno mengaku optimistis kurva kasus Covid-19 di wilayahnya bisa segera selesai dalam waktu dekat ini.

Ia menambahkan, dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, ada 3 daerah yang negatif kasus Covid-19 atau menjadi zona hijau yaitu Sawahlunto, Sijunjung, dan Kota Solok.

Pasien Positif Corona di Tanah Datar Sumbar Meninggal Dunia, Masih Remaja 16 Tahun

Seorang Pelajar di Dharmasraya Dinyatakan Positif Corona, Berikut Ini Riwayat Lengkapnya

Ia meminta dinas kesehatan di Kabupaten Kota bisa bergerak cepat untuk melakukan pemeriksaan masif kepada para warganya.

Menurutnya, laju penyebaran Covid-19 di Sumbar berhasil ditekan dengan diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pemeriksaan secara masif.

Hal ini berarti ditemukan orang-orang yang berpotensi menularkan sehingga bisa diputus mata rantai Covid-19.

Sudah 339 Kasus Positif Corona di Sumbar, Ini Rincian 20 Tambahannya, Ada Bocah 9 Tahun

Kasus Perdana, Warga Pesisir Selatan Positif Corona Meninggal Dunia, Dikebumikan di Padang

"Coba bayangkan kalau orang tanpa gejala tidak teridentifikasi, berapa banyak orang-orang akan terinfeksi oleh mereka sehingga kasus semakin membesar," terang Irwan Prayitno.

Ia menjelaskan hingga saat ini pihaknya bisa mengendalikan penyebaran kasus Covid-19, buktinya Tarusan, Pesisir Selatan.

Klaster-klaster penyebaran Covid-19 di daerah-daerah lainnya di Sumbar juga saat ini sudah mulai menunjukkan penurunan.

Jumlah kasus menurun, Pasaman Barat dan Pariaman tidak ada lagi kasus Covid-19 karena sudah sembuh. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved