Breaking News:

Peringatan Dini BMKG Maritim Teluk Bayur

Waspadai Potensi Gelombang Hingga 4 Meter, Bakal Terjadi di Perairan Kepulauan Mentawai

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beb

Kompas.com
Ilustrasi: Gelombang Tinggi Perairan Indonesia, termasuk di Barat Sumatera 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (7/5/2020).

Peringatan tersebut dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Kamis (7/5/2020) dari pukul 19.00 WIB hingga Jumat (8/5/2020) pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menjelaskan adanya potensi gelombang dengan tinggi 1.00 - 1.50 meter di daerah Perairan Pesisir Barat Kabupaten Pasaman Barat hingga Pesisir Barat Kabupaten Pesisir Selatan.

Daftar Daerah di Sumbar yang Sudah Terjangkit Virus Corona, Empat Wilayah Ini Masih Aman

BMKG: Prakiraan Potensi Gelombang Hingga 2 Meter Lebih di Perairan Barat Sumatera

Ia juga mengatakan waspada terhadap potensi gelombang dengan tinggi 1.50 - 2.50 meter di daerah perairan Pesisir Barat Bengkulu.

Budi Iman Samiaji juga menyebutkan waspada adanya potensi gelombang dengan tinggi 2.50 - 3.50 meter di daerah perairan barat Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Selatan.

"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 3.00 - 4.00 meter diperkirakan akan terjadi di daerah Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu dan Pulau Enggano," kata Budi Iman Samiaji, Kamis (7/5/2020).

Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Kamis (7/5/2020) dari pukul 19.00 WIB hingga Jumat (8/5/2020) pukul 07.00 WIB.

"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 1.4 meter pukul 06.00 WIB, dan surut sekitar 0.1 meter sekitar pukul 00.00 WIB pada Jumat (8/5/2020)," kata Budi Iman Samiaji.

Budi Iman Samiaji berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.

"Diprediksi adanya ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," tutup Budi Iman Samiaji.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved