Breaking News:

BMKG: Prakiraan Potensi Gelombang Hingga 2 Meter Lebih di Perairan Barat Sumatera

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumater

Kompas.com
Ilustrasi : Gelombang Tinggi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Sumatera Barat, Kamis (30/4/2020).

Peringatan tersebut dikeluarkan BMKG Maritim Teluk Bayur pada Kamis (30/4/2020) mulai pukul 19.00 WIB hingga Jumat (01/5/2020) pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji saat dihubungi TribunPadang.com menjelaskan ada potensi gelombang dengan tinggi 0.30 - 0.50 meter di daerah Perairan Pesisir Barat Kabupaten Pasaman Barat hingga Pesisir Barat Kabupaten Pesisir Selatan.

Ia juga mengatakan adanya potensi gelombang dengan tinggi 1.00 - 1.50 meter di daerah perairan Pesisir Barat Bengkulu.

Kebakaran Gedung Pascasarjana UMSB Padang, 10 Ribu Buku dan Bahan Kimia Nyaris Hangus

Gempa 5,6 SR Guncang Padanglawas Sumatera Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Budi Iman Samiaji juga menyebutkan adanya potensi gelombang dengan tinggi 1.25 - 2.20 meter di daerah perairan barat Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Selatan.

"Waspada potensi gelombang dengan tinggi 2.00 - 3.00 meter diperkirakan akan terjadi di daerah Perairan Bengkulu - Enggano, Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu dan Pulau Enggano," kata Budi Iman Samiaji, Kamis (30/4/2020).

Selain gelombang, Budi Iman Samiaji juga menyebutkan prakiraan Pasang Surut di Teluk Bayur pada Kamis (30/4/2020) dari pukul 19.00 WIB sampai dengan Jumat (01/5/2020) pukul 07.00 WIB.

"Diprediksi terjadinya pasang dengan ketinggian 0.8 meter pukul 00.00 WIB dan surut sekitar 0.5 meter sekitar pukul 04.00 WIB pada Jumat (01/5/2020)," kata Budi Iman Samiaji.

Budi Iman Samiaji berharap untuk mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter untuk perahu nelayan.

"Diwaspadai juga adanya ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter untuk kapal tongkang, lebih dari 2.50 meter untuk kapal fery, dan lebih dari 4.00 meter untuk kapal kargo atau pesiar," tutup Budi Iman Samiaji.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved