Corona Sumbar

Wali Kota Padang Mahyeldi: Pedagang yang Menolak Diswab, Maka Tak Bisa Berjualan

Wali Kota Padang Mahyeldi menyebut pedagang pada fase 1 sampai 7 Pasar Raya Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merupakan prioritas untuk dilaku

Tribunpadang.com/Rima Kurniati
Wali kota Padang Mahyeldi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Wali Kota Padang Mahyeldi menyebut pedagang pada fase 1 sampai 7 Pasar Raya Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merupakan prioritas untuk dilakukan swab tenggorokan.

Selanjutnya, kata wali kota tersiar kabar bahwa ada yang mengatakan bahwa pedagang tidak mau diswab tenggorokan tersebut.

Menurutnya, apabila pedagang menolak diswab maka, pedagang bersangkutan tidak bisa berdagang atau membuka toko.

"Kalau mereka masih menolak atau tidak mau diswab tenggorokan, maka tidak bisa berjualan," kata Mahyeldi, Rabu (7/5/2020).

Pedagang Pasar Raya Padang Tolak Jalani Swab Tenggorokan, Ketua IPK : Alasannya Masih Sehat

Swab Tenggorokan Pedagang Pasar Raya Padang Terkendala, Berikut Ini Penyebabnya

Mahyeldi menambahkan, pemeriksaan swab tenggorokan dilakukan untuk kebaikan pedagang.

Serta untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 Kalster Pasar Raya secara keseluruhan.

"Swap ini dilakukan untuk mengamankan pasar keseluruhannya. Maka tidak bisa berbicara individual," ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi mengimbau semua pedagang di fase 1 sampai Fase 7 untuk mengikuti aturan pemeriksaan swab tenggorokan.

"Karena ini kepentingan kita semua, bukan kepentingan saya sebagai wali kota, tapi kepentingan bersama pengunjung dan warga Padang secara keseluruhan," ungkap Mahyeldi.

Halaman
12
Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved