Corona Sumbar
UPDATE Corona di Payakumbuh Bertambah, Per 5 Mei 2020 Total 9 Orang Positif Covid-19
Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengumumkan penambahan dua kasus
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengumumkan penambahan dua kasus positif Coronavirus disease-2019 atau Covid-19 di daerah itu.
Dengan demikian, update data corona di Kota Payakumbuh, hingga Selasa (5/5/2020) total sembilan warga yang positif Covid-19.
Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan, tambahan pasien positif Covid-19 merupakan laki-laki berinisial D (62) dan perempuan berinisial FR (19).
“Benar, telah keluar hasil lab dua orang warga kita (Payakumbuh) yang diketahui positif Covid-19, mereka terindikasi terpapar dengan pasien positif sebelumnya,” kata Erwin Yunaz saat jumpa pers online, Selasa (5/5/2020).
Erwin Yunaz menambahkan, dua orang ini belakangan diketahui terpapar dengan pasien sebelumnya berinisial E (52) yang berprofesi sebagai pedagang.
“Kedua pasien baru positif Covid-19 ini terpapar pasien sebelumnya berinisial E (52) yang berprofesi sebagai pedagang,” pungkas Wakil Walikota Erwin Yunaz.
Hingga Selasa (5/5/2020), tercatat sudah sembilan warga Payakumbuh dinyatakan positif covid-19.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal menyampaikan, satu warga Kota Payakumbuh yang berdomisili di Kecamatan Payakumbuh Barat, berinisial E alias EB (62) jenis kelamin laki-laki dilaporkan positif terinveksi covid-19.
Hasil Swab-nya diambil 3 Mei 2020 lalu dan telah dikeluarkan oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Selasa (5/5/2020).
Kasus positif ini merupakan satu klaster dengan kasus pertama, HEM.
Dari hasil pantauan timnya, perkembangan virus covid-19 menyebar di seputaran pusat pasar Payakumbuh.
Timbulnya kasus baru ini merupakan dari 50 orang yang diambil sampelnya untuk pemeriksaan Swab.
“Saat ini Pemko melakukan penutupan sebagian pusat pasar, dan memang keputusan yang tepat."
"Karena dari hasil tersebut sebagian wilayah pusat pasar Payakumbuh merupakan peredaran penularan virus tersebut," lanjut Bakhrizal.
• PSBB Sumbar Diperpanjang, Gubernur Sebut akan Mempertegas Penerapan Permenkes dan Permenhub
• Pegadaian Padang Hadirkan Program Peduli Hingga Bebaskan Sewa Modal
Melalui gerak cepat, kata dia, kontak erat dengan warga positif bisa diketahui lebih jelas, sehingga secepat mungkin menyelesaikan persoalannya.
Untuk yang kontak dengan semua yang terkonfirmasi positif, diharapkan secara aktif melaporkan ke dinas kesehatan setempat.
Kondisi warga Payakumbuh yang telah dinyatakan positif, jelasnya, secara fisik dalam keadaan sehat, tapi masih dihinggapi Virus corona.
"Untuk itu, penutupan pasar 1 minggu ke depan, karena klaster yang terbentuk sekitar pasar, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus ini," harap Bahkrizal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/wawako-pyk.jpg)