Breaking News:

Berita Sumatera Barat

Mulai 25 April 2020, Seluruh Perjalanan KA di Sumbar Dibatalkan, Kecuali Angkutan Barang

emua perjalanan Kereta Api di wilayah Divre II Sumatera Barat (Sumbar) dibatalkan oleh Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mulai 25 April 2020.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Istimewa/Dok.Humas PT KAI Divre II Sumbar
Ilustrasi: Kereta Api (KA) Sibinuang relasi Padang-Naras 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Semua perjalanan Kereta Api di wilayah Divre II Sumatera Barat (Sumbar) dibatalkan oleh Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mulai 25 April 2020.

“Pembatalan seluruh perjalanan KA ini kami lakukan guna menindaklanjuti keputusan pemerintah atas larangan Mudik Lebaran 2020 untuk masyarakat," kata Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat Reza Fahlepi.

Hal itu juga dilakukan sebagai imbas menurunnya okupansi volume angkutan penumpang.

Serta mendukung pemberlakuan PSBB di Provinsi Sumatera Barat pada masa pandemi Covid-19.

"Terhitung tanggal 25 April 2020 seluruh keberangkatan dan kedatangan perjalanan Kereta Api dibatalkan kecuali KA Angkutan Barang," imbuh Reza Fahlepi.

Ia menjelaskan, perjalanan KA penumpang yang dibatalkan berjumlah 26 perjalanan dengan rincian 6 perjalanan KA Lembah Anai (Kayutanam-BIM).

Kemudian, 12 perjalanan KA Minangkabau Ekpres (Padang-BIM).

Tambah 6 Pasien Positif Corona di Padang Hari Ini, Ada IRT dan Bocah 8 Tahun di Pengambiran

DOA Berbuka dan Niat Puasa serta Salat Tarawih, Jadwal Imsakiyah untuk Kota Padang

Serta 8 perjalanan KA Sibinuang (Padang-Naras) merupakan KA Lokal yang dioperasikan pada saat hari kerja serta hari libur.

Reza Fahlepi menambahkan, bagi calon penumpang yang telah melakukan pembelian tiket pada jadwal KA yang telah dibatalkan, maka penumpang dapat melakukan pengembalian tiket dan akan dikembalikan bea tiketnya 100 persen.

Adapun mekanisme pengembalian melalui Contact Center 121, penumpang akan dihubungi langsung dan diberikan petunjuk untuk melakukan proses selanjutnya serta bisa juga melakukan pengembalian tiket melalui aplikasi KAI Access atau ke loket stasiun.

"Pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian," jelas Reza Fahlepi.

Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA maksimal 30 hari sebelum jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai.

Reza Fahlepi menuturkan, kebijakan pengurangan jadwal perjalanan ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan dan situasi di lapangan, seiring upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang terus dilakukan oleh PT KAI Divre II.

Jika terdapat perpanjangan waktu maka akan diinformasikan kembali secara resmi.

"PT KAI Divre II memohon maaf kepada penumpang yang perjalanannya tertunda. Langkah ini dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 pada masa angkutan Lebaran 2020," kata Reza Fahlepi.

Informasi perjalanan KA dapat diketahui melalui saluran resmi PT KAI (Persero) diantaranya aplikasi KAI Access, website resmi kai.id, Contact Center 121, layanan pelanggan cs@kai.id dan Sosial media @keretaapikita @kai121_ (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved