Corona Sumbar
Cegah Corona, Mahyeldi Tiadakan Pesantren Ramadan hingga Salat Tarawih di Padang
Pemerintah Kota Padang pastikan meniadakan kegiatan keagamaan selama Ramadan, termasuk Pesantren Ramadan.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang pastikan meniadakan kegiatan keagamaan selama Ramadan, termasuk Pesantren Ramadan.
Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, hal ini dilakukan mengingat secara nasional, status darurat bencana Covid-19 berlangsung sampai 29 Mei 2020.
"Ini artinya, kegiatan yang mengundang keramaian dipastikan ditiadakan," kata Mahyeldi saat jumpa pers online, Sabtu (4/4/2020) malam.
• Keluyuran Malam di Tengah Pandemi Corona, 25 Remaja di Padang Diamankan Satpol PP
• Pemko Padang Siap Bantu Warga yang Terdampak Covid-19, Wali Kota: Validasi Data
Tak hanya Pesantren Ramadan, kegiatan yang mengundang keramaian seperti Salat Tarawih, kegiatan singgah sahur dan kegiatan keagamaan lainnya juga ditiadakan.
"Memang kita Ramadan ini di rumah. Ini sejalan juga dengan program Pemko Padang 18.21, saatnya orang tua untuk memperkuat iman dan komunikasi keluarga," tambahnya.
Mahyeldi mengimbau warga Kota Padang, terutama para orangtua untuk menjalankan program Pemko Padang 18.21 di tengah keluarga masing-masing.
"Maka di sini saatnya kita (keluarga) membangun ketahanan keluarga," ujarnya.
Tak hanya itu, Mahyeldi juga meminta para orang tua untuk kreatif agar anak-anaknya tidak bosan selama di rumah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/wali-kota-padang-mahyeldi-ansyarullah-saat-ditemui-di-padang.jpg)