Sumbar Tanggap Darurat Corona

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Sumbar Butuh Puluhan Ribu Alat Pelindung Diri

Sejumlah tenaga medis di rumah sakit rujukan virus corona atau Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan puluhan ribu Alat Pelindung Diri (APD).

TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat diwawancara awak media di ruang VVIP BIM, Sabtu (14/4/2020) malam. 

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Sumbar Butuh Puluhan Ribu Alat Pelindung Diri

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah tenaga medis di rumah sakit rujukan virus corona atau Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan puluhan ribu Alat Pelindung Diri (APD).

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan kebutuhan terhadap APD memang cukup banyak.

"Sumbar butuh 50 ribu APD hingga Juni untuk 10 rumah sakit," terang Nasrul Abit, Rabu (25/3/2020).

Nasrul Abit mengaku telah mendapat informasi sebagian APD sedang diupayakan pengiriman melalui udara, karena jalur laut tidak bisa dilakukan pengiriman.

"Jika jalur laut, kami mendapat informasi kapal tidak menyebarang di Merak," ujar politisi Gerindra ini.

APD tersebut merupakan bantuan dari perusahaan produsen kosmetik Indonesia dengan merek Wardah, sebanyak 4 ribu APD.

Pipa Bocor, PDAM Padang Antarkan Air Pakai Mobil Tangki ke Rumah Warga yang Terdampak

13 PDP di Sumbar Negatif Corona, 29 Sedang Diperiksa, Wagub: Hasilnya Besok Bisa Diketahui

Selain bantuan tersebut, Pemprov Sumbar juga telah berupaya membeli 1.900 APD ditambah bantuan dari Kementerian Kesehatan 100 APD.

"Total keseluruhan kita akan punya 6 ribu APD.
Besok sore mudah-mudahan datang kalau itu naik pesawat. Kemudian akan dibagikan ke kabupaten dan kota, dan untuk daerah- daerah di perbatasan," ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit berharap hal itu bisa mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 di Sumbar.

Nasrul Abit juga mengungkapkan, Pemprov Sumbar juga berencana memproduksi APD melalui pelaku UMKM yang ada.

"Sekarang Dinas Perindustrian dan Perdagangan sedang berkomunikasi dan sedang mencari bahan."

"Jika seandainya harganya bisa ditawar dan daripada menunggu dari luar, lebih baik UMKM Sumbar aja yang memproduksi, kita akan memanfaatkan semua," tutur Nasrul Abit. (*)

Foto: Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat ditemui di Kantor BPBD Sumbar, Rabu (25/3/2020).

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved