Padang Melawan Corona
Pasar Raya Padang Makin Sepi Pembeli, Pedagang Pasrah Daya Beli Turun
Hingga saat ini dampak penyebaran Virus Corona berimbas terhadap geliat perekonomian seperti relatif sepinya pembeli d
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
Pasar Raya Padang Makin Sepi Pembeli, Pedagang Pasrah Daya Beli Turun
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga saat ini dampak penyebaran Virus Corona berimbas terhadap geliat perekonomian seperti relatif sepinya pembeli di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Pantauan TribunPadang.com, Rabu, (25/3/2020) di Pasar Raya Padang para pedagang tampak santai dan duduk di toko mereka.
Sebagian pedagang juga tampak tidur di emperan, dikarenakan kondisi relatif sepinya pembeli.
Pedagang Kerupuk di Pasar Raya Padang Helmi (45) mengatakan Pasar Raya sepi sejak beberapa hari belakangan dikarenakan dampak virus corona.
"Pasar sepi dari biasanya, karena masyarakat disuruh di rumah saja. Makanya, di Pasar Raya yang tampak hanya pedagang saja," kata Helmi, Rabu (25/3/2020) di Padang.
• Pembeli Borong Jahe, Kunyit dan Lengkuas Di Kota Padang, Pedagang Sebut Puluhan Kg Terjual
• Banyak yang Keliru, Ini Arti Resmi ODP, PDP & Suspect Corona Versi Pedoman Covid-19 Kemenkes RI
Helmi mengatakan sepinya Pasar Raya juga berpengaruh pada daya belinya, daya belinya turun dari biasanya.
"Biasanya dalam sehari jual beli bisa Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu. Sejak sepi beberapa hari ini jual beli hanya Rp 200 ribu," kata Helmi.
Senada, Pedagang Telur di Pasar Raya Padang, Arina Puteri (55) mengatakan sepinya pembeli pasar raya juga berpengaruh pada daya belinya.
"Pembeli sepi karena (Virus) Corona. Pasar Raya bisa dijadikan lapangan bola. Daya beli juga berkurang sekitar 50 persen," ungkap Arina. (*)
Area lampiran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sepi-telur.jpg)