BERITA POPULER PADANG

POPULER PADANG-Harga Gula Pasir Kembali Tembus Rp18.000 Per Kg| Longsor dan Pohon Tumbang

Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional

Tayang:
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Pedagang yang menjual kebutuhan pokok, termasuk gula pasir di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) kembali merangkak naik menembus RP 18.000 per Kilogram (Kg).

Simak rangkuman beritanya;

1.  Harga Gula Pasir di Kota Padang Kembali Tembus Rp18.000 Per Kg

Harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional kota Padang, Sumatera Barat  (Sumbar) kembali merangkak naik menembus RP 18.000 per Kilogram (Kg).

Dibandingkan beberapa hari sebelumnya, harga gula pasir masih di kisaran RP 16.000 per Kg.

Pedagang Gula di Pasar Raya Padang bernama Fadli (45) mengatakan harga gula mengalami kenaikan sejak beberapa hari belakangan.

"Harga gula pasir Rp18 ribu per Kg, sebelumnya ada operasi pasar harga gula pasir yang membuat harga sempat turun jadi Rp16 ribu per Kg. Namun, beberapa hari belakang kembali naik," kata Fadli, Jumat (20/3/2020) di Padang.

Pedagang yang menjual kebutuhan harian, termasuk gula pasir di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar.
Pedagang yang menjual kebutuhan harian, termasuk gula pasir di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar. (TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI)

Jahe, kunyit, Lengkuas dan Serai Ikut-ikutan Naik Harga, Pedagang: Tetap Diserbu Pembeli

Harga Telur Ayam di Pasar Raya Padang Mulai Naik, Berikut Ini Penyebabnya

Fadli mengatakan harga gula naik dikarenakan kurang pasokan gula dari distributor atau agen gula.

Selanjutnya, kenaikan harga gula juga berpengaruh pada daya beli masyarakat Kota Padang.

"Kalau daya beli sepi. Lihat sendirilah, sejak beberapa hari ini daya beli pembeli menurun dan pasar jadi sepi, tidak ramai lagi," kata Fadli.

Senada, pedagang kebutuhan bahan harian di Pasar Raya Padang, Yulianti (29) mengatakan harga gula dijualnya Rp 18 ribu.

Kenaikan gula ini terjadi sejak merebak virus corona di Indonesia.

"Sebelumnya bisa Rp 14 ribu atau Rp 16 ribu per satu Kg. Sekarang harganya Rp 18.000 per satuKg," kata Fadli.

Menurutnya harga gula pasir di Pasar Raya Padang bisa semakin mahal beberapa hari kedepan.

Berita selengkapnya klik di sini! 

2. Remaja Ramai Kunjungi Pemandian Bendungan Koto Tangah, Padahal Giatnya Cegah Virus Corona

Pemko Padang mengalihkan segenap aktivitas proses belajar siswa, yang selama ini berlangsung secara tatap muka di sekolah, namun kali ini dilakukan dalam jaringan (Daring).

Para remaja di Kota Padang memadati kawasan Pemandian Bendungan Koto Tuo, Kota Padang, Jumat (20/3/2020).
Para remaja di Kota Padang memadati kawasan Pemandian Bendungan Koto Tuo, Kota Padang, Jumat (20/3/2020). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Sebagaimana diketahui langkah pemerintah itu untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Namun, permandian kawasan Bendungan Koto Tuo, Kota Padang, Sumatera Barat masih saja ramai dikunjungi para remaja.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang Alfiadi mengatakan akan menindak lanjuti para remaja dan kondisi tersebut.

Menurutnya, memastikan anak-anak agar tetap di rumah bagian kerja sama antara orang tua dan pemerintah.

"Karena ini pekerjaan kita bersama, orang tua mereka harus paham juga," kata Alfiadi, Jumat (20/3/2020) di Padang.

Alfiadi mengemukakan, sosialisasi berupa antisipasi penyebaran virus corona harus gencar dan masif dilakukan, tidak hanya oleh Satpol PP Padang.

"Langkah sosialisasi harus gencar dan masif, ini masalah dunia, bukan satpol pp saja," tambah Alfiadi.

Lebih lanjut, lokasi pemandian tersebut belum diperkirakan oleh Satpol PP Padang.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

3. Longsor dan Pohon Tumbang Melanda Kota Padang, Mobil dan Rumah Warga Rusak

Akibat hujan yang mengguyur Kota Padang membuat longsor dan pohon tumbang menimpa rumah serta menghambat akses jalan.

Kasi Kedaruratan BPBD Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan pada Kamis (19/3/2020) terjadi longsor dan pohon tumbang.

Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Padang pada saat melakukan pemotonagn dan pembersihan terhadap satu batang pohon yang menimpa rumah warga di Jalan Sawah Liek, Kelurahan Kampung Olo
Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Padang pada saat melakukan pemotonagn dan pembersihan terhadap satu batang pohon yang menimpa rumah warga di Jalan Sawah Liek, Kelurahan Kampung Olo (istimewa)

Pria di Aceh Pura-pura Dirampok Supaya Gagal Nikah, Berguling di Lumpur lalu Ikat Tangan Sendiri

Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi akibat hujan yang turun di Kota Padang dengan cukup lama.

"Kemarin terjadi longsor yang membuat akses jalan ditutup sementara di Jalan Raya Padang - Solok sekitar pukul 17.50 WIB," katanya, Jumat (20/3/2020).

Dikatakannya jalan tersebut sudah dapat dilewati oleh kendaraan roda empat maupun roda dua, karena material longsor langsung dibersihkan.

"Luas longsor ada 10 X 20 meter, dan material juga menimpa satu unit mobil minibus merek Toyota Avanza. Untuk korban nihil, namum untuk kendaraan mengalami rusak berat," katanya.

Sutan Hendra akibat hujan membuat pohon tumbang menimpa rumah warga di Jalan Sawah Liek, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo.

Ia menjelaskan rumah warga tersebut mengalami rusak sedang pada bagian sampinh rumahnya.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved