Berita Sumatera Barat

Polisi Kejar Dua Pemodal Tambang Emas yang Diduga Ilegal di Sijunjung, Sumbar

Pihak kepolisian masih mengejar dua terduga pelaku yang juga pemodal dari kegiatan tambang emas yang diduga tanpa

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Para terduga pelaku dugaan praktik tambang emas saat digiring di lantai empat Mapolda Sumbar, Selasa (17/3/2020). 

Polisi Kejar Dua Pemodal Kegiatan Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Sumbar

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pihak kepolisian masih mengejar dua terduga pelaku yang juga pemodal dari kegiatan tambang emas yang diduga tanpa memiliki izin.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa pihak Polda Sumbar berkomitmen untuk menindak tegas terkait dugaan ilegal logging dan mining.

"Hal ini telah diperintahkan kepada setiap kapolres untuk melakukan tindakan-tindakan. Jika ada tindakan (dugaan) ilegal logging dan mining di wilayah hukum Polda Sumbar," kata Kabid Humas.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Yunizar Yudhistira mengatakan 20 orang pelaku diamankan di dua lokasi berbeda.

Menurutnya, dua tempat kejadian perkara (TKP), yang berdekatan di Jorong Taratak Malintang, Kenagarian Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

"Kronologis penangkapan kegiatan pertambangan emas tanpa izin atau ilegal mining ini kami amankan di dua lokasi, dan masing-masing lokasi terdiri dari 10 orang," kata AKBP Yunizar Yudhistira, Rabu (18/3/2020).

AKBP Yunizar Yudhistira mengatakan untuk lokasi penangkapan dan keberadaan tambang tanpa izin tersebut berada di pinggiran sungai.

AKBP Yunizar Yudhistira menyebutkan penambangan tersebut berada di aliran sungai batang Ombilin yang luasnya sekitar 40-50 meter.

Halaman
12
Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved