Berita Sumatera Barat
Fraksi Golkar Sebut BUMD Sumbar Tidak Sehat, Ini Kata Gubernur Irwan Prayitno
Fraksi Golkar DPRD Sumbar mendukung hak interpelasi terhadap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno terkait pengelolaan badan usaha m
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Fraksi Golkar Sebut BUMD Sumbar Tidak Sehat, Ini Kata Gubernur Irwan Prayitno
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Fraksi Golkar DPRD Sumbar mendukung hak interpelasi terhadap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno terkait pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD) dan aset daerah.
Sekretaris Fraksi Golkar Afrizal mengatakan, pihaknya menilai target penerimaan dividen BUMD Sumbar tak maksimal.
"Kondisi BUMD dan aset daerah Sumbar saat ini tidak satupun dalam kondisi sehat," kata Afrizal.
Dia melanjutkan, target penerimaan dividen yang dibebankan kepada BUMD tidak satupun terpenuhi.
Padahal hampir setiap tahun BUMD tersebut mendapat tambahan penyertaan modal.
Menurut dia, tidak sehatnya BUMD Pemerintah Daerah disebabkan oleh beberapa faktor.
Antara lain kualitas pengelola dan lemahnya pengawasan Pemda kepada pemilik modal dan pemegang saham.
"Kami seringkali memberikan catatan atau rekomendasi untuk mengatasi persoalan BUMD. Rekomendasi lambat ditindaklanjuti dalam tanda kutip dilakukan pembiaran," tegas Afrizal.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno justru mempertanyakan BUMD mana yang tidak sehat?
Kalau boleh jujur, kata Irwan Prayitno, BUMD itu banyak warisan.
Dia mencontohkan, PT Grafika sudah berusia 40 tahun.
"Waktu zaman saya SMA, sudah ada PT Grafika. Adanya untuk percetakan di lingkup Pemprov, kota, dan kabupaten. Itu mencetak di PT Grafika," jelas Gubernur Irwan Prayitno.
Menurut dia saat itu PT Grafika memperoleh keuntungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/gubernur-sumbar-irwan-prayitno-saat-ditemui-di-kantor-gubernuran-senin-2012020.jpg)