BERITA POPULER PADANG
POPULER PADANG - Dampak Virus Corona, Masker Jadi Langka| Pohon Tumbang Timpa Dua Warung
Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang Masker di sejumlah apotek di Kot
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang Masker di sejumlah apotek di Kota Padang menjadi langka.
Tidak hanya langka harga masker per kotaknya juga naik berkali lipat.
Simak rangkuman beritanya
1. Dampak Merebaknya Virus Corona, Masker di Kota Padang Langka, Satu Kotak Dijual Rp 200 Ribu
Masker di sejumlah apotek di Kota Padang langka.
Tidak hanya langka harga masker perkotaknya juga naik berkali lipat.
Karyawan Apotek Bunda Medika di Jalan Tarandam bernama Puteri Eka mengungkapkan harga masker naik sejak ada virus corona beberapa minggu belakangan.
"Harga biasanya perkotak Rp 25.000, namun kini dijual seharga Rp 198.000 perkotaknya," kata Puteri Eka.
Puteri Eka mengungkapkan di Apotek Bunda Medika masker perkotak sudah habis.
Pada apotek tersebut hanya menjual masker eceran, satunya Rp 4.000.
"Untuk perkotak sudah habis, kita jual ecerannya. Harganya Rp 4.000," kata Eka.
Senada, di Apotek Mustaqim Jaya masker juga sudah habis dibeli pembeli.
"Tadi sisa tiga kotak, itu sudah dibeli semuanya oleh orang hotel," kata Eka.
Eka mengatakan masker di Padang langka dikarenakan masker dibawa ke luar negeri sejak adanya virus corona.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
2. Pohon Tumbang Timpa Dua Warung di Pinggir Jalan Menuju Pantai Air Manis Kota Padang
Satu batang pohon tumbang menimpa dua warung di pinggir ruas jalan menuju ke Pantai Air Manis, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (1/3/2020) malam.
Akibatnya, kejadian tersebut sempat menghambat akses jalan baru ke Pantai Air Manis Minggu, sekitar pukul 22.30 WIB hingga Senin (2/3/2020) dini hari WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kali ini, sedangkan kerugian yang diderita pemilik warung belumlah dapat ditaksir sampai saat ini.
Kasi Kedaruratan BPBD Kota Padang, Sutan Hendra menyebutkan pohon yang tumbang kali ini ukurannya relatif cukup besar, sehingga menghambat seluruh akses ruas jalan setempat.
"Pohon tersebut dalam pengerjaan tim rekasi cepat (TRC) BPBD Kota Padang agar tidak menghambat akses jalan lagi," kata Sutan Hendra yang dihubungi, Senin dini hari WIB.
Sutan Hendra menjelaskannya untuk pohon yang tumbang telah ditangani oleh para petugas, termasuk pihak kepolisian sektor setempat.
Selain itu, lanjut Hendra, pohon yang tumbang juga sempat menimpa dua warung milik warga setempat.
Sutan menjelaskan untuk jenis pohon yang menghambat akses jalan tersebut adalah Pohon Kalai, yang panjang 25 meter dan berdiameter 1,2 meter.
Sejauh ini lanjut Sutan Hendra, penyebab tumbangnya pohon tersebut karena pelapukan.
Dari informasi, yang dihimpun TribunPadang.com, proses evakuasi pohon tumbang masih berlangsung hingga pukul 00.25 WIB.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
3.Mengintip Bisnis Taman Bunga di Jalan Khatib Sulaiman, Aneka Jenis Bunga Dijual Mulai Rp 5000
Melewati Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang disisi sebelah kiri dari arah Masjid Raya Sumbar akan tampak tanaman bunga yang sedap dipandang mata.
Satu pedagang tanaman bunga di Jalan Khatib Sulaiman bernama Erna (64) mengungkap tanaman bunga tersebut terdiri dari berbagai jenis tanaman bunga.
Pantauan TribunPadang.com, terlihat tanaman bonsai, Bunga Melati, Lidah buaya, Tanaman suflir, Bunga Merak-merak, Lidah Mertua dan lainnya.
"Dijual dengan harga berbagai variasi tergantung jenis dan ukuran bunga. harga satu pot bunga dijualnya mulai dari Rp 5000 sampai Rp 350.000," kata Erna, Senin (2/3/2020) di Padang.
Erna mengungkapkan harga paling terendah dijual Rp 5000, seperti tanaman kartus kecil, bunga melati dan lainnya.
Tanaman jenis bonsai dijual dengan harga paling tinggi, yakni Rp 350.000, per satu tanaman.
Tidak hanya menjual tanaman bunga, Erna juga menjual pot bunga plastik, pot kramik atau semen, dan tanaman humus.
"Pot keramik itu saya bikin sendiri di rumah. Harga pot platis kecil saya jual Rp 500, kalau harga pot kecil menengah dijual Rp1.500 dan Rp 2000.
Harga pot keramik saya jual Rp 35.000. Harga tanah humus Rp 6000 satu karungnya" ungkap Erna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/penjual-masker-di-padang.jpg)