Usaha Bunga Rampai di Pasar Raya Padang,Sediakan Ramuan Herbal Obati Berbagai Macam Penyakit
Usaha bunga rampai di Pasar Raya Padang sudah puluhan tahun digeluti oleh keluarga Imelda. Pedagang Bunga Rampai Imelda (27) mengatakan dirinya melan
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Usaha bunga rampai di Pasar Raya Padang sudah puluhan tahun digeluti oleh keluarga Imelda.
Pedagang Bunga Rampai Imelda (27) mengatakan dirinya melanjutkan usaha bunga rampai yang dirintis oleh orang tua.
"Saya sudah 5 tahun berjualan ini, kalau sebelum orang tua, saya bantu-bantu mereka," kata Imelda, Jumat (28/2/2020) di Padang.
• Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Kota Padang, Temukan 3 Orang Positif Pengguna Narkoba
• Gramedia Padang Salurkan Donasi 50 Tahun #GramediaUntukIndonesia di MIN 2 Kota Padang
Tidak hanya menjual bunga rampai, Imelda juga menjual berbagai macam jenis tanaman herbal serta perlengkapan pengurusan mayat.
"Tanaman herbal itu kebanyakan digunakan untuk ramuan obati berbagai macam penyakit," ungkapnya.
Imelda mengatakan dalam sehari omset penjualan kisaran Rp 500 ribu sampai 1 Juta Rupiah.
• VIDEO - Penemuan Mayat Bayi di Pauh Kota Padang, Dievakuasi Polisi dari Saluran Air
• Cuaca Panas Melanda Kota Padang, Warga Keluhkan Sakit Kepala
"Kadang lagi banyak bisa Rp 1 juta, kalau hari biasa sekitar Rp 500 ribu omset sehari," ungkapnya.
Imelda mengungkapkan sang ayah biasanya juga bisa menyediakan ramuan sesuai dengan keluhan pembeli.
"Tergantung keluhan pembeli, nanti diberikan berbagai macam tanaman herbal, lalu ditunjukan cara pemakaiannya," tambahnya.
• Akibat Cuaca Panas, Bukik Sarasah di Lubuk Kilangan Kota Padang Terbakar
• VIDEO - Dua Lelaki Pemulung Diringkus di Tunggul Hitam Kota Padang, Diduga Lakukan Pencurian
Imelda mengatakan untuk tanaman herbal dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 2.000 sampai Rp 50.000.
Di antaranya bunga ros dijual Rp 5.000 satu kantong plastik kecil, daun sirih Rp 2.000 satu ikat, lalu jeruk purut Rp 10.000 satu kilogram, pinang 10 buah Rp 3.000, dan lainnya.
Sementara itu, seorang warga Purus, Ani (50) mengatakan dirinya membeli ramuan untuk mengobati tubuhnya.
"Di bawah dada saya ada benjolan, jadi ada teman yang bilang disini diberikan ramuannya, saya coba ke sini," ungkap Ani.
• Rumah Yatim Sumbar Sediakan Bimbel Gratis Khusus bagi Kaum Dhuafa di Kota Padang
• Empat Atap Rumah Warga di Kota Padang Rusak Diterjang Angin Kencang
Ani mengungkapkan ramuan yang diberikan direbus dan air rebusan tersebut diminum.
"Rasanya ramuan itu pahit, biasa namanya juga obat. Saya beli semua ramuan yang disediakan itu Rp 50.000," ungkapnya.
Ani mengungkapkan dirinya takut berobat ke rumah sakit, sehingga memilih untuk pengopatan herbal.
"Kalau ansurannya ada, tapi untuk sembuh belum, harus rutin minum ramuannya," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/usaha-bunga-rampai-di-pasar-raya-padang.jpg)