Berita Kota Padang

VIDEO - Dua Lelaki Pemulung Diringkus di Tunggul Hitam Kota Padang, Diduga Lakukan Pencurian

Polresta Padang mengamankan dua orang pemulung diduga melakukan pencurian dengan pemberatan saat memulung

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TEIBUNPADANG.COM, PADANG - Polresta Padang mengamankan dua orang pemulung diduga melakukan pencurian dengan pemberatan saat memulung di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Informasi yang dihimpun TribunPadang.com, bahwa diketahui terduga pelaku berinisial masing-masing Kh (39) dan AF (20).

Keduanya diamankan, karena diduga telah melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada Minggu (16/2/2020)  lalu di Gajah VIII Media I, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

"Saya pergi ke kos teman di Gajah VIII, Ulak Karang dengan sepeda motor sekitar pukul 14.00 WIB. Sekitar pukuk 15.00 WIB motornya sudah tidak ada," ujar korban bernama Yuneti, (20).

9 Siswa di Pesisir Kedapatan Nongkrong saat Jam Pelajaran, Bikin Surat Perjanjian dan Hormat Bendera

Enam Pejabat Polresta Padang Diganti, Ada Rotasi dan Mutasi di Jajaran Polda Sumbar

Dikatakan, semula sepeda motor tersebut sudah dikunci setangnya, dan diletakkan di depan kos yang pagarnya cukup tinggi.

"Ketahuan hilangnya, sewaktu mau pulang. Jadi pada saat berada di kos teman tidak ada suara dan tidak ada hak yang mencurigakan," ujar Yuneti.

Yuneti hanya berada di kos temannya selama setengah jam, dan langsung melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Padang Utara.

Terpisah, Kanit Reskrim Polresta Padang, Ipda Denny Juniansyah yang ditemui di Mapolresta Padang mengatakan bahwa yang bersangkutan masing-masing Kh dan AF.

Dikatakannya, untuk keduanya diamankan pada pada Kamis (20/2/2020), di daerah Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto tangah, Kota Padang.

"Dari dua terduga pelaku, satu orang inisial Kh (39) merupakan residivis, sedangkan satu orang lagi (AF, 20) pemain baru. Untuk profesi keduanya merupakan sama-sama pemulung," ujar Ipda Denny Juniansyah.

Ipda Denny Juniansyah mengatakan kedua setiap hari mengumpulkan barang bekas, dan untuk barang bukti (BB) belum semuanya dapat diamankan.

"Untuk sementara pengakuan pelaku ada tujuh tempat kejadian perkara (TKP), dan pelaku juga mencuri sepeda motor dengan merusak kuncinya di sebuah kos-kosan di daerah Gajah VIII, Air Tawar," kata Ipda Denny Juniansyah.

Ipda Denny Juniansyah juga mengatakan pelaku tidak hanya menyasar kos-kosan, namun juga melakukan pencurian di rumah kosong, dan asalkan ada barang di depan rumah akan diambil.

"Hal itu karena profesi kedua pelaku merupakan pemulung, sembari mencari barang bekas ia melakukan pencurian," ujar Ipda Denny Juniansyah.

Dikatakan, untuk pelaku disangkakan pasal 363 KHUP tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved