Kebakaran di Kota Padang

Syarifuddin Korban Kebakaran Rumah di Padang: Sepertinya Malam Ini Kami kembali Tidur di Masjid

Syafruddin yang tertidur lalu sempat menginjak bara api saat peristiwa kebakaran di Los Baro, Jalan Belakang Pasar

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Syafruddin (58) pada saat berdiri di rumahnya yang sudah ludes terbakar, hingga menyisakan sehelai pakaian di badannya, Jumat (21/2/2020). 

Lelaki Ini Tertidur Sendirian di Rumah, Sementara Api berkobar di Lantai Dua Rumahnya

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Syarifuddin, satu di antara keluarga korban kebakaran di Los Baro, Jalan Belakang Pasar Raya, Rt 01/ Rw 04, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (21/2/2020) kini pasrah. 

Syafruddin hanya mengucap, mengingat tuhannya, dan musibah yang terjadi ia kembalikan kepada yang di Atas yakni Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

"Malam tadi saya (Jumat dini hari WIB-red) tidur di masjid, mau bagaimana lagi, sudah keadaan. Sepertinya malam ini kami kembali tidur di masjid," tutup Syafruddin di Padang pada Jumat (21/2/2020).

Pada saat peristiwa kebakaran Syafruddin yang tertidur lalu sempat menginjak bara api saat peristiwa kebakaran di Los Baro, Jalan Belakang Pasar Raya, Rt 01/ Rw 04, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat dini hari

Pantauan TribunPadang.com terlihat rumah Syafruddin (58) habis, dan hanya tersisa sisa dari bara api.

Pohon yang berada di sekitar lokasi kejadian terlihat menguning akibat terkena kobaran api.

Syafruddin sambil menunjukkan rumahnya yang telah habis dilahap api, dan selanjutnya menunjuk pakaian yang ada di badannya.

"Hanya baju sehelai ini tinggal di badan, kejadiannya terjadi sekitar pukul 01.25 WIB," kata Syafruddin.

Syafruddin menceritakan pada saat kejadian ia sedang di kamar bawah, sedangkan dua kamar di lantai dua dalam keadaan kosong.

"Saya hanya sendiri di rumah, anak saya kerja ngojek sampai malam, kadang pagi. Jadi hanya saya sendiri di kamar bawah," kata Syafruddin.

Syafruddin menjelaskan rumahnya ada empat ruangan, dua kamar di lantai atas, satu kanar di lantai bawah, serta satu ruangan tamu.

"Pada saat saya sedang tidur, api sudah besar di lantai dua. Api berkobar, sedangkan saya tidur dengan menghidupkan kipas jadi tidak terasa panasnya," ujar Syafruddin.

Syafruddin terbangun karena suda ada warga yang bangun dan terdengar ribut-ribut di luar rumahnya untuk memintanya keluar dari rumah.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved