Berita Pasaman Barat Hari Ini

Ajak Adiknya yang Masih SD Berhubungan Badan, Siswi SMA di Pasaman Barat Hamil, Bayinya Dibuang

Seorang siswi SMA di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ajak adik kandungnya yang masih SD berhubungan badan.

Editor: Saridal Maijar
Serambi Indonesia/Net
Ilustrasi: Ajak Adiknya yang Masih SD Berhubungan Badan, Siswi SMA di Pasaman Barat Hamil, Bayinya Dibuang 

TRIBUNPADANG.COM – Seorang siswi SMA di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ajak adik kandungnya yang masih SD berhubungan badan.

Pasangan terlarang ini melakukan hubungan intim sudah dua kali saat orangtua mereka tak di rumah.

Namun, rahasia mereka berdua akhirnya terbongkar setelah sang kakak hamil.

ILUSTRASI: Seorang siswi SMA di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ajak adik kandungnya yang masih SD berhubungan badan.
ILUSTRASI: Ajak Adiknya yang Masih SD Berhubungan Badan, Siswi SMA di Pasaman Barat Hamil, Bayinya Dibuang. (Tribun Lampung)

Siswi SMA di Sumbar Dihamili Adiknya yang Masih SD, Bayi Dibuang, Ngaku 2 Kali Berhubungan Intim

Mobil Dinas Puskesmas Keliling Mangkal di Badan Jalan, Sopir Tidak Tahu Ada Larangan

Sang kakak membuang bayi yang dilahirkannya.

Sang bayi yang tak berdosa ditemukan tewas oleh warga.

Warga menemukan mayat bayi di daerah Kecamatan Rao Selatan, pada Minggu (16/2/2020) sore.

Dilansir dari Kompas.com, mayat bayi itu pertama kali ditemukan Syafriandi tergeletak dalam keadaan membusuk berada di saluran air kolamnya.

 DETIK-detik Ashraf Sinclair Meninggal, Maia Sempat Bagikan Video BCL di Balik Panggung

 461 Peserta Ikuti Tes CPNS KPU RI Regional 2 Se-Sumatera di Padang, Tersedia 716 Formasi

Kemudian warga itu melaporkannya kepada pihak kepolisian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian.

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, diketahui bahwa mayat bayi tersebut dibuang oleh orangtuanya sendiri yang masih siswi SMA di Pasaman Barat berisial SHF (18).

Polisi pun menangkap SHF pada Senin (17/2/2020) saat dalam perjalanan sepulang praktik lapangan yang diadakan sekolahnya di Batusangkar menuju Rao, tepatnya di depan Rumah Makan Tambuo Jorong Rambahan Kauman, Tanah Datar.

 Reni Puspa Dewi di Padang Bersabar 8 Tahun Obati Anaknya hingga Kanker Leukimia Sembuh

 Wagub Sumbar Serahkan Rp 125 Juta untuk Korban Banjir di Tiga Nagari di Kabupaten Solok

"Pelakunya sudah kita amankan sekarang. Diduga membuang bayi hasil hubungan sedarah dengan adiknya," kata Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya yang dihubungi Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

Hendri mengatakan, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus itu dengan melakukan otopsi terhadap bayinya.

"Kita menunggu hasil otopsi rumah sakit terhadap bayi yang dibuangnya," kata Hendri.

 Banjir Rendam 13 Kelurahan di Kota Solok, Warga Butuh Makanan Siap Saji dan Matras

 Bertahun-tahun Gadis 15 Tahun Dicabuli Ayah, Kakak dan Sepupu, Ketiga Pelaku Tak Saling Tahu

Ngaku Dihamili Adik Kandungnya

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved