Prostitusi Online di Padang

Penasihat Hukum Sebut Akun MiChat NN Diduga Sempat Dipegang Oleh Mucikari

Zainal Arifin, Penasihat hukum NN (26), wanita digerebek oleh kepolisian polda (Polda) Sumbar dan Andre Rosiade di sebuah hotel di Padang me

Penasihat Hukum Sebut Akun MiChat NN Diduga Sempat Dipegang Oleh Mucikari
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
ILUSTRASI: NN (26) pada saat turun ke lantai dasar Polda Sumbar untuk bersiap meninggalkan Mapolda Sumbar, Sabtu (8/2/2020) malam. 

Penasihat Hukum NN Sebut Akun MiChat NN Diduga Sempat Dipegang Oleh Mucikari 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Zainal Arifin, Penasihat hukum NN (26), wanita digerebek oleh kepolisian polda (Polda) Sumbar dan Andre Rosiade di sebuah hotel di Padang mengungkap akun MiChat kliennya diduga dipegang oleh mucikari, AS (24).

Menurutnya,  Akun MiChat NN diduga sempat dipegang oleh mucikari AS (24), termasuk yang melakukan chatting kepada pemesan atau pihak hidung belang.

"Ada beberapa kejadian aneh, artinya keanehan-keanehan yang menurut klien kami dari proses kejadian, yaitu dari mulai dia datang ke hotel, dan sampai dia dilakukan penggerebekan," kata Kuasa hukum NN dari Lembaga Advokasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Lappan) Sumbar Zainal Arifin, Sabtu (15/2/2020).

Penahanan NN Sudah Ditangguhkan, Kuasa Hukum: Tak Mungkin Lagi Praperadilan

Nasib Kasus NN Setelah Penangguhan Penahanan Dikabulkan, Kuasa Hukum: Proses Hukum Tetap Berjalan

Zainal Arifin menyinggung hal yang dialami serta dirasakan oleh kliennya terkait dugaan rekayasa.

Sejauh ini lanjutnya, dari pernyataan NN tentang beberapa hal yang terungkap lalu beredar kabarnya di mass media juga telah disampaikan kliennya.

"Itu sudah dituangkan dalam kronologis kejadian mulai dari A sampai Z. Kami sudah pegang itu dan sudah ditandangani oleh NN," ujar Zainal Arifin.

Zainal Arifin menyebutkan bahwa kliennya justru tidak berkomunikasi dengan pemesan diri kliennya

"Akun media sosial tersebut ada semacam dua arah, menurut keterangan NN tersebut. Dia dengan pemesan tidak ada hubungan dan tidak pernah berkomunikasi dengan orang yang memesannya," katanya.

Sebelumnya, kata Zainal untuk pemesan diri kliennya (NN) tersebut dikatakan Mr X dan melalui mucikari (AS).

"Dia hanya meminta mencarikan pemesan atau tamu dari mucikari, dan mucikarilah yang aktif berhubungan dengan pelanggan tersebut," ujar Zainal Arifin.

Dilansir pemberitaan sebelumnya, kasus penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) di Kota Padang di sebuah hotel berbintang di Padang, 26 Januari 2020 baru-baru ini sempat viral.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved