Waspada Virus Corona

Kondisi Terkini 3 Warga Sumbar Masuk Ruang Isolasi RSUP M Djamil Padang Sepulang dari Luar Negeri

Dia menjelaskan, pasien perempuan (57) yang dirujuk dari Payakumbuh mulai menunjukan perubahan.

Kondisi Terkini 3 Warga Sumbar Masuk Ruang Isolasi RSUP M Djamil Padang Sepulang dari Luar Negeri
TribunPadang.com/reziazwar
Ilustrasi. Ruang Isolasi RSUP Dr M Djamil 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tiga warga Sumbar tengah menjalani perawatan medis di ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, sejak Kamis (13/2/2020).

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang Gustavianof mengatakan saat ini pihak rumah sakit masih melakukan observasi terhadap ketiganya.

3 Warga Sumbar Masuk Ruang Isolasi RSUP M Djamil Padang, Pasien Belum Boleh Dibesuk

Positif atau Negatif Virus Corona, Hasil Cek Sampel Swap Tenggorokan Warga Sumbar Keluar Pekan Depan

Pastikan Virus Corona atau Tidak, Sampel Swap Tenggorokan 3 Warga Sumbar Dikirim ke Jakarta

Dia menjelaskan, pasien perempuan (57) yang dirujuk dari Payakumbuh mulai menunjukan perubahan.

Setelah diberikan pemeriksaan dan pelayanan medis oleh tim dokter, kondisi pasian yang awal masuk sesak nafas hebat, demam, dan suhu tubuhnya cukup tinggi yakni 39 derajat celsius, hari ini, Jumat (14/2/2020) kondisinya sudah mulai membaik.

"Sesak nafasnya sudah berkurang. Maka, tim dokter mengarahkan ke pasien asma. Pasien tersebut juga diduga pneumonia," kata Gustavianof. 

Gustavianof menjelaskan menurut tim dokter, kecil kemungkinan 3 pasien yang masuk ruang isolasi RSUP M Djamil Padang mengarah ke suspect virus corona.

Namun, pihaknya tetap melakukan tindakan sesuai SOP.

Sebab pasien kiriman dari daerah, maka ditempatkan di ruang isolasi.

3 Warga Sumbar yang Dilarikan ke Ruang Isolasi RSUP M Djamil Padang Baru dari Balik Luar Negeri

Seorang Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tergantung di Pohon Kelapa di Kecamatan Koto Tangah

"Kami akan melakukan swap tenggorokan dan mengirim ke labor di Litbangkes Jakarta. Hasil penelitian tersebut akan diketahui selama empat hari kerja," terang Gustavianof.

Sementara, untuk dua pasien lainnya yang masuk pada pukul 14.30 WIB kondisinya juga cenderung membaik.

Keduanya sudah bisa berjalan dan ke kamar mandi.

"Selain kemungkinan kecil suspect virus corona, keduanya juga kemungkinan kecil untuk MERS- CoV. Hari ini kondisinya mengalami kemajuan pesat," ungkap Gustavianof.

Namun, untuk memastikan keduanya tidak menderita MERS- CoV, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan labor dan dikirim ke Litbangkes Jakarta.

"Jika tidak suspect MERS- CoV atau corona, akan kita pindah ke tempat lain," sebut Gustavianof. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved