Kisah Reni Yanti, Ketua Penerima Program Budila Dompet Dhuafa Singgalang, Ada 10.000 Benih Ikan Nila
Reni Yanti tampak grogi ketika menyampaikan sambutan sebagai ketua kelompok penerima manfaat program Budidaya Ikan Nila dari Dompet Dhuafa Singgalang.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Reni Yanti tampak grogi ketika menyampaikan sambutan sebagai ketua kelompok penerima manfaat program Budidaya Ikan Nila dari Dompet Dhuafa Singgalang
"Sekarang suami gak ada kerja karena baru di phk dari PT Teluk Luas karena ada perselisihan gaji dengan gaji buruh lepas," ungkapnya.
• POPULER PADANG - Hasil Diagnosa RSUP M Djamil Terkait Ini| Kisah Kakek Masril Jadi Pemulung
• Kisah Sukiyah Berdiam Diri di Rumah Selama 27 Tahun, Panjang Rambut Dua Meter Jadi Sarang Tikus
Reni mengungkapkan bisanya setiap bulan suaminya bergaji Rp 2,8 juta.
"Sekarang tidak ada lagi kerja, anak masih sekolah, dengan ini suami bisa ikut membantu," ungkapnya.
Reni mengatakan dirinya juga bertani sayur-mayuran, kemudian dijual di Gor Haji Agus Salim Padang.
"Ditanam dan dijual sendiri. Saya jualnya di Gor setiap Sabtu dan Minggu, kadang kalau tidak habis dijual ke pasar Banda Buek," tambahnya. (*)