Berita Padang Hari Ini

KISAH Pendiri Bank Sampah Hidayah Ungkapkan Modal Awal Sejuta Rupiah

Defri Yeni Dahar membeberkan untuk mendirikan Bank Sampah Hidayah awalnya bermodal sejuta rupiah, termasuk hasil negosiasi serta ber

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Direktur Bank Sampah Hidayah, Defri Yeni Dahar 

Kisah Pendiri Bank Sampah Hidayah Jadikan Warung Dagangan untuk Penyimpan Sampah

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Defri Yeni Dahar membeberkan untuk mendirikan Bank Sampah Hidayah awalnya bermodal sejuta rupiah, termasuk hasil negosiasi serta berbagai upaya lainnya.

Sebelumnya, perempuan berusia 43 tahun ini mendirikan bank sampah di Padang setelah menyaksikan bank sampah di layar televisi yang sempat ia tonton.

Bank sampah yang didirikan Defri bernama Bank Sampah Hidayah  beralamat di Jalan Simpang SMP 21, RT 03/RW VI, Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Bank sampah ini inisiatif saya sendiri, terinspirasi setelah nonton televisi," kata Defri Yeni Dahar kepada TribunPadang.com, Jumat (31/1/2020) di Padang.

Berbekal tekad untuk membentuk Bank Sampah, Defri Yeni Dahar pun berdiskusi dengan ketua RT 03 RW IV Bandar Buat tersebut.

Lanjut, Ketua RT menyambut baik ide Defri, hingga kemudian Defri diikut sertakan pada diskusi Forum Bank Sampah Kota Padang.

"Setelah itu memang dapat ilmunya, namun tidak ada modal dan kebetulan Pak Camat juga menginginkan ada di kecamatan memiliki bank sampah untuk dilombakan," ungkap Defri Yeni Dahar.

Hingga disarankan untuk belajar ke Bank Sampah milik Universitas Bung Hatta (UBH) hinga kemudian menjadi binaan UBH hingga saat ini.

Halaman
12
Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved