Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Gebrakan Aldi Taher yang Calonkan Diri Jadi Cagub di Pilkada Sumbar 2020 & Film Ada Apa dengan Midun

Pria berusia 36 tahun ini juga mengatakan, Ada Apa dengan Midun merupakan film dakwah dari ranah Minang untuk Ranah Minang.

TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Pesinetron Aldi Taher mengenakan pakaian adat Minangkabau mendatangi Kantor PKS Sumbar di Padang, Senin (2/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gebrakan baru dilakukan Aldi Taher dalam rangka pencalonan dirinya sebagai cagub dalam Pilkada Sumbar 2020

Menapaki menapaki bidang baru dengan menjadi politikus dan mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumatera Barat 2020, aktor Aldi Taher sudah mulai turun ke daerah. 

Maju di Pilgub Sumbar, Aldi Taher Tak Mau Berstatus Duda, Sang Ibu Kenalkan Seorang Wanita

Aldi Taher Kagumi Artis Minang Kintani, Orang Tua Kintani: Tidak Ada Masalah Dia Ngomong Seperti Itu

Untuk memuluskan langkahnya, Aldi Taher melakukan berbagai macam pergerakan.

Satu di antaranya mengajak seluruh pemuda Minang bangkit dimulai dengan Iqro baca Alquran Nur Karim.

Selain itu, mengajak pemuda Minang untuk ikut terlibat dalam film yang disutradarai dirinya dan Buyung Nayka.

Aldi Taher mengatakan, Buyung Nayka merupakan sutradara sinetron Trio Ubur-Ubur dari Jakarta yang juga orang Minang.

"Buyung Nayka Sikumbang pulang ke kampung halaman menyutradarai film Ada Apa dengan Midun," kata Aldi Taher saat dihubungi TribunPadang.com, Kamis (30/1/2020).

Pria berusia 36 tahun ini juga mengatakan, Ada Apa dengan Midun merupakan film dakwah dari ranah Minang untuk Ranah Minang.

Lokasi syuting film Ada Apa dengan Midun yakni beberapa objek wisata di beberapa wilayah yang ada di Sumbar, misal Pantai Padang dan Jam Gadang Bukittinggi.

Aldi Taher beralasan, sebagai artis dan produser nasional asli Minang, dirinya merasa harus membangun kampung halaman.

Lewat film yang disutradarainya, itu merupakan satu bukti gerak nyata dirinya 'mambangkik batang tarandam'.

"Banyak artis nasional keturunan Minang yang belum tergerak hatinya untuk membangun kampung halaman," tegas Aldi Taher.

Dalam film tersebut, mantan suami Dewi Persik ini menggandeng pemuda Minang yang belum dapat kesempatan untuk berkecimpung di dunia perfilman.

"Saya mengajak dan memilih semua pemain orang Minang yang belum dapat kesempatan.

Semua kru, mulai dari kameramen dan semuanya asli Minang, dari Minang untuk Minang," ujar Aldi Taher.

Menurut dia, pemuda-pemuda Minang sangat berpotensi dan kreatif.

Hal tersebut terbukti, pemuda Minang Bung Hatta yang menjadi dwi tunggal proklamator.

"Bismillah, adik-adik baru yang kita berikan kesempatan. Mudah-mudahan ini menjadi semangat untuk teman-teman lainnya, baik artis, pengusaha, dan penyanyi yang berada di rantau untuk kembali membangun kampung halaman," harap Aldi Taher.

Rencananya, Aldi Taher ingin menggunakan seluruh lagu dari penyanyi Minang Muda untuk soundtrack film tersebut.

"Misal Ipank, Kintani, Rayola, Ratu Sikumbang. Minang sukses," ujar Aldi Taher.

Dia mengaku sempat kepikiran menggandeng pemain film Bunga Citra Lestari yang juga dari Minang.

Akan tetapi, dengan segala pertimbangan akhirnya dia menggandeng pemain baru asli Minang di film Ada Apa dengan Midun tersebut.

Hal itu bertujuan menyemangati dan memberikan kesempatan serta wadah untuk mengembangkan bakat putra-putri Minang untuk bisa berkembang.

"Ini bukti nyata gerak dan mengembangkan potensi pemuda-pemudi Minang. Insya Allah, kalau film ini box office, pariwisata dan perfilman Minang bangkit," sebut Aldi Taher. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved