BERITA POPULER PADANG

POPULER PADANG - Murid SD Korban Penculikan Berhasil Kabur| Pelaku Curanmor Berkapak Merah

Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang korban M Iqbal, yang berhasil kabur dari

Tayang:
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Barang Bukti (BB) senjata tajam jenis kapak berwarna merah, yang digunakan terduga pelaku untuk mengancam korbannya baru-baru ini di wilayah hukum Polresta Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang korban M Iqbal, yang berhasil kabur dari ancaman tiga penculi, setelah sempat diancam menggunakan senjata tajam. 

Sebelumnya, upaya penculikan M Iqbal seorang siswa SD di Kota Padang terjadi Senin (27/1/2020).

Simak rangkuman beritanya;

1. Diancam Sajam Saat Berontak Murid SD Korban Penculikan di Padang Berhasil Kabur Saat Mobil Berhenti

Sebelum berhasil kabur dari 3 orang penculiknya, M Iqbal sempat diancam menggunakan senjata tajam. 

Upaya penculikan M Iqbal seorang siswa SD di Kota Padang terjadi Senin (27/1/2020).

Kala itu siswa SDN 16 Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan ini ingin berangkat sekolah. 

Ilustrasi penculikan
Ilustrasi penculikan (TRIBUNNEWS.COM)

Aksi penculikan ini terjadi di Kelurahan Pasang Besi, saat korban berjalan kaki ke sekolah sekitar pukul 07.20 WIB.

Peristiwa ini telah dilaporkan oleh orangtua korban bernama Susi (43) ke Polsek Lubuk Kilangan (Luki).

Korban ditemukan oleh tetangga korban di kawasan Ulu Gadut, yang jaraknya sekitar 3-4 kilometer dari lokasi penculikan.

Dari pengakuan sang anak, Susi menceritakan kronologi kejadian ini kepada TribunPadang.com saat ditemui di rumahnya.

Awalnya, kata dia, ada sebuah mobil minibus berwarna hitam berhenti di pinggir jalan.

Anaknya yang berjalan menuju sekolah, melewati mobil yang tengah berhenti itu.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

2. Ketua LKAAM Padang Ajukan Jalan ByPass Lebih Tepat Dinamai Jalan Minangkabau

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau atau LKAAM Padang Suardi Z Datuak Rajo Basa mengatakan penamaan jalan Bypass dari Teluk Bayur hingga batas kota harus mengutamakan kearifan lokal.

"LKAMM mengajukan adanya kearifan yang diutamakan kearifan lokal dan bijak diutamakan.

Dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung," kata Suardi pada Senin (28/1/2020) di Padang.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Padang, Suardi Z Datuak Rajo Basa
Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Padang, Suardi Z Datuak Rajo Basa (TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI)

Dikatakan LKAMM mengajukan kata Minangkabau sebagai nama Jalan Bypass tersebut.

Berdasar alasan kata Minangkabau menjadi nama yang umum serta tidak terjadi pengotak-ngotakan nama.

"Keberadaanya kita di Minangkabau, kita inginkan Jalan Minangkabau, jadi tidak berkotak-kotak. Dengan nama Minangkabau, diharapakan tidak terjadi pengotakan," tambah Suardi.

Selain itu, sesuai dengan nama Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

"Nanti orang turun dari pesawat di bandahara Minangkabau, langsung turun dan ketemu jalan Minangkabau," ungkap Suardi.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

3.  Pelaku Curanmor di Kota Padang Mengaku Gunakan Kapak Berwarna Merah untuk Mengancam Korbannya

Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi amankan dua pelaku spesialis curanmor di Kota Padang dengan senjata tajam yang digunakannya berupa kapak berwarna merah, Selasa (28/1/2020).

Kompol Hamidi mengatakan dua orang tersebut bernama Suryadi alias Mando (34) dan Gusman Robianto alias Robi Comot (27).

Barang Bukti Senjata Tajam Jenis Kapak yang Digunakan Pelaku untuk Mengancam Korbannya
Barang Bukti Senjata Tajam Jenis Kapak yang Digunakan Pelaku untuk Mengancam Korbannya (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Ia mengatakan pelaku diamankan pertama kali adalah Amando (34) dan dilakukan pengembangan sehingga didapatkan satu pelaku lagi bernama Robi Comot (27).

"Pelaku mengaku belum pernah melukai korbannya. Sementara hanya untuk mengancam korban," katanya, Selasa (28/1/2020).

Hamidi mengatakan bahwa TKP begal ada di Kampus UNAND, kalau untuk pencuriannya ada di Bukittinggi, dan di Pantai Air Manis.

"Pekerjaannya tukang kuli bangunan, dan kedua pernah terekam CCTV sedang melakukan pencurian sepeda motor di kampus UNAND," katanya.

Hamidi juga mengatakan pelaku juga begal di Kampus UNAND, dan tidak hanya menyasar mahasiswi saja.

"Waktu itu mahasiswi itu mau praktek di Fakultas Pertanian. Langsung di begal," katanya.

Disebutkannya bahwa dia tidak pakai kunci leter T, tapi dengan mematahkan stang sepeda motor tersebut lalu di dorong ke tempat sepi.(*)

Berita selengkapnya klik di sini! 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved