Berita Padang Hari Ini

1 Peleton Satpol PP Syariah Kota Padang Segera Dibentuk, Punya Seragam Khusus

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang Alfiadi mengemukakan pihaknya segera merealisasikan Satpol PP Syaria

banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Ilustrasi: Pembongkaran bangunan oleh anggota Satpol PP Banjarmasin terhadap bangunan di eks lokalisasi, beberapa waktu lalu. 

Satpol PP Syariah Segera Realisasikan Satu Peleton yang Terdiri 30 orang, Seragamnya Dibedakan

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang Alfiadi mengemukakan pihaknya segera merealisasikan Satpol PP Syariah guna hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Padang.

Satpol PP yang ramah-tamah dan bermartabat dalam melaksanakan penekkan Peraturan Daerah atau Perda di Kota Padang.

"Pemerintah Kota Padang menyikapi apa yang sudah diapungkan Ustaz Abdul Somad (UAS) beberapa waktu lalu mengenai Satpol PP Syariah.

Saya rasa Masyarakat kita memang butuh itu, untuk menindak lanjutinya akan kita segerakan mewujudkan Satpol PP yang syariah dalam bertindak untuk penegakan Perda di Kota Padang ini" kata Alfiadi pada Jum'at (10/01/2020) di Padang.

Dijelaskan untuk tahapan awal ini, Satpol PP Syariah ini dibentuk dalamm satu peleton yang terdiri dari 30 personel. 

Dikutip dari Wikipedia, bahwa Peleton adalah satuan militer yang terdiri dari 30 sampai 50 orang, dan biasa dipimpin seorang komandan berpangkat letnan.

Personel tersebut berasal dari sarjana tamatan perguruan tinggi Islam dan personel yang memiliki latar belakang agama tentunya baik.

"Anggota kami ada yang tamatan Universitas Islam dan mereka akan dikumpulkan.

Saya akan mencari regulasinya mengenai Satpol PP Syariah ini, sebagai acuan dan akan buatkan Perwakonya sesegera mungkin. Untuk tahap awal ini kita akan uji coba dulu degan 1 pleton," tambah Alfiadi.

Sementara itu, Satpol PP Syariah ini akan dibedakan daei sego pakaian dengan Satpol PP yang bukan Syariah.

Personel Satpol PP Syariah untuk pria akan memakai peci, serta seragam yang berbeda. Sedangkan, personel perempuan akan memakai pakaian seragam bernuansa muslimah atau pakaian longgar.

Satpol PP Syariah sangat identik dengan ABSBK (Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah), yang sudah melekat dan menjadi kehidupan masyarakat di Kota Padang dan falsafah hidup warga Minangkabau. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved