BERITA POPULER SUMBAR
POPULER Waspadai Sejumlah Titik Rawan Bencana di Sumbar| Rombongan Korem 032/Wirabraja ke Solsel
Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Sumatera Barat di Padang portal TribunPadang.com, dihiasi oleh sejumlah berita.
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Sumatera Barat di Padang portal TribunPadang.com, dihiasi oleh sejumlah berita.
Di antaranya, seputar langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Berikut simak rangkuman sejumlah berita lainnya;
1. Sumbar Rawan Banjir dan Longsor, Ini Sejumlah Titik yang Harus Diwaspadai
Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Adapun perhitungannya mulai 20 Desember 2019 hingga 28 Februari 2020.
Selama siaga bencana masyarakat diminta untuk selalu waspada.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Rumainur mengatakan di wilayah Sumbar hujan turun secara merata.
"Dalam artian kata, seluruh kabupaten dan kota memiliki potensi hujan ringan, sedang hingga lebat," kata Rumainur saat dihubungi TribunPadang.com, Rabu (25/12/2019).
Namun, ada sejumlah titik yang perlu diwaspadai bagi pengguna jalan saat melintas.
Jalan yang perlu diwaspadai titik longsor yaitu Jalan Padang menuju Solok sepanjang Sitinjau Lauik.
Kemudian, jalan Padang menuju Muaro Labuah, Kabupaten Solok Selatan juga terdapat potensi longsor.
Berita selengkapnya klik di sini!
2. BREAKING NEWS: Pemprov Sumbar Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hingga 28 Februari 2020
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menetapkan status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Berdasarkan SK Gubernur Sumbar No 360-975-2019 penetapan status itu dimulai pada 20 Desember 2019 hingga 28 Februari 2020.
"Selama siaga darurat bencana masyarakat diminta untuk selalu waspada," kata Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman.
Status siaga ditetapkan atas pertimbangan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Padang Pariaman, dimana intensitas curah hujan sangat tinggi di wilayah Sumbar hingga 28 Februari 2020.
"Status tersebut berlaku untuk seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat," tambah Erman Rahman.
Berdasarkan status siaga darurat seperti yang tercantum dalam SK Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Sumbar diminta untuk melakukan inventarisasi daerah rawan bencana dan mensosialisasikan kepada masyarakat melalui mitigasi dan pencegahan.
Kemudian, mengaktifkan pos siaga pada daerah rawan bencana untuk percepatan penanganan.
Lalu, menginventarisasi dan memastikan kondisi peralatan kebencanaan yang dimiliki di masing-masing kabupaten dan kota dalam keadaan berfungsi.
Serta melakukan koordinasi dengan Perangkat Daerah, TNI Polri dan relawan untuk mengantisipasi dampak bencana.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
3. Korem 032/Wirabraja dan Rombongan Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Solok Selatan
Rombongan Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo mendatangi lokasi beberapa titik bencana di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa, (24/12/2019).
Dalam kunjungan danrem kali ini, turut didampingi Ketua Persit KCK Koorcabrem 032 Ny Mia Kunto, bersama Pecinta Off-road, PORBBI Sumatera Barat serta anggota TNI AD setempat.
Rilis penerangan Korem (Penrem) 032/WIrabraja yang diterima TribunPadang.com, Rabu (25/12/2019) menyebutkan danrem bersama Komunitas IOF, PORBBI Sumbar memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak korban bencana banjir bandang yang melanda beberapa tempat di daerah Solok Selatan.
Pemberian bantuan kali ini dilaksanakan di halaman sekolah SDN 19 Sapan Salak Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan secara Simbolis bantuan diserahkan langsung oleh danrem kepada Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria guna disalurkan kepada masyarakat.
Danrem menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bersamaan dengan patroli pemantauan situasi wilayah dalam rangka pengamanan perayaan Natal tahun 2019 yang dilaksanakan di wilayah Provinsi Sumatera Barat sebagai wilayah teritorial Korem 032.
Danrem mengajak agar seluruh warga masyarakat ninik mamak, cerdik pandai, putra daerah untuk mari melihat dan belajar dari dampak kejadian yang terjadi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pembersihan-material-bencana-tanah-longsor-di-nagari-tanjung-baru-kabupaten-tanah-datar.jpg)