Breaking News:

Andre Rosiade Vs Gubernur Sumbar

Irwan Prayitno Kenang Andre Rosiade Pernah Mampir ke Tempat Kerjanya Seusai Aksi Demo di DPR

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menjelaskan, dia dengan istrinya sudah menganggap Andre Rosiade seperti saudara.

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
(Tribunnews.com/ Taufik Ismail), (dpr.go.id), (pks.id)
Ilustrasi: Andre Rosiade, Nevi Zuariana, Irwan Prayitno 

Bahkan Andre Rosiade menyindir Irwan Prayitno, yang tak datang ke lokasi bencana, padahal yang bersangkutan bisa pergi ke luar negeri.

Klarifikasi Ke Luar Negeri dan dan belum Kunjungi korban 

Terkait kunjungan kerja ke luar negeri, Jasman mengatakan tidak ada yang dilanggar.

Terkait hasil dari kunjungan kerja, Jasman menyampaikan ada banyak sekali manfaatnya untuk warga Sumbar.

"Seperti pariwisata kita meningkat, investasi meningkat, itu sangat signifikan, termasuk kunjungan wisatanya," ujar Jasman.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal.
Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal. (Facebook Jasman Rizal)

Baginya kunjungan kerja tersebut adalah bagian dari proses "menjual" daerah Sumbar kepada para investor. 

Beredar berita terkait data mengenai kunjungan kerja Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebanyak 12 kali sepanjang tahun 2019.

Menanggapi hal tersebut, Tribunnews.com meminta Jasman Rizal untuk mengkonfirmasi kebenaran datanya.

Setelah mendengar adanya data tersebut, Jasman pun mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

"Yang ngomong 12 kali kunjungan kerja itu siapa? Data itu kan belum dikonfirmasi, datanya sepihak," tuturnya.

Jasman pun mengatakan jika data yang beredar bukan berasal dari Pemprov Sumbar.

Saat Tribunnews.com meminta data resmi terkait berapa kali kunjungan kerja sang gubernur ke luar negeri, Jasman enggan memberikannya.

Menurut Jasman, karena hendak diadakan hak Interpelasi oleh DPRD Provinsi Sumbar pihaknya tidak ingin berpolemik di media.

"Kan sekarang lagi beredar di luar katanya 12 kali ada yang 16 kali, karena ini terkait hak Interpelasi kami tidak mau berpolemik di media, pokoknya jumlahnya kurang dari itu," ujarnya.

Andre Rosiade juga mempertanyakan ketidakhadiran Gubernurnya, Irwan Prayitno, untuk mengunjungi korban bancana alam di Solok Selatan.

Menurut Andre, sang gubernur malah berangkat ke Kolombia.

Andre mengatakan melalui akun Twitter pribadinya pada Senin (16/12/2019) pagi.

"Tanggap darurat Solsel di mulai dr 22 November. Hari ini tgl 16 Desember. Gubernur Sumbar sampai sekarang belum juga datang ke Lokasi Bencana. Bahkan yg bersangkutan bisa berangkat ke Kolombia. Apakah mungkin Solsel jaraknya lebih jauh dr pada Kolombia bagi Gubernur Sumbar???" tulis Andre dalam cuitannya.

Jasman pun memberikan komentarnya, ia mengatakan tanggapan dari Andre Rosiade hanya persepsi sepihak.

"Itu kan persepsi lagi, baru sepihak, jadi Gubernur dengan wakil Gubernur itu kan berbagi tugas, bencana alam kan juga ada di Maninjau," tuturnya kepada Tribunnews.com.

Jasman mengatakan sang gubernur berbagi tugas dengan wakilnya dikarenakan bencana yang terjadi tidak hanya di Solok Selatan, tetapi juga di Maninjau.

"Jadi Gubernur datang ke Maninjau, Wakil Gubernur ke Solok Selatan, jadi memang sudah ada pembagian tugasnya," ujar Jasman.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal. (Facebook Jasman Rizal)
Menurut Jasman, Pemprov Sumbar hadir untuk mengunjungi para korban bencana di Solok Selatan.

Bahkan sudah memberikan bantuan yang diwakili oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit.

"Dan itu Pak Wakil Gubernur sudah menyerahkan bantuan uang senilai Rp 300 juta dan beberapa ton beras, sampai sekarang itu Pemprov, BPBD, dinas sosial dan segala macam masih memantau disana," ujarnya.

Jasman pun menklarifikasi soal perginya sang gubernur ke Kolombia.

Menurutnya, sang gubernur sudah merencanakannya selama berbulan-bulan.

"Jadi pada saat terjadi bencana itu, itukan kita telah berbagi tugas, kemudian Pak Gubernur merencanakan keluar negeri itu karena diundang oleh UNESCO itu sudah lama dan prosesnya berbulan-bulan," ungkap Jasman.

Sedangkan, menurut Jasman, proses pemerintahan tetap berjalan walau tanpa Gubernur yang hadir.

"Apakah gara-gara bencana dibatalkan sedangkan proses pemerintahan ada tidak adanya Gubernur itu jalan terus," ungkapnya.

Jasman menekankan saat terjadi bencana di Solok Selatan, Pemprov hadir melalui wakil gubernur dan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.(*)

Tulisan ini diulas dari artikel yang telah terbit di Tribunnews.com berjudul: Klarifikasi Pemprov Soal Data 12 Kunker Gubernur Sumbar Ke Luar Negeri & Tak Kunjungi Korban Bencana dan artikel di Padang.tribunnews.com berjudul: Istri Bicara Soal 'Tembak Mati', Ini Penjelasan dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved