Solok Selatan Kembali Banjir

Kepala BNPB Ceramahi Warga Setelah Serahkan Bantuan Penanganan Banjir di Solok Selatan

Kepala BNPB Ceramahi Warga Setelah Serahkan Bantuan Penanganan Banjir di Solok Selatan

Tayang:
Editor: Saridal Maijar
Humas BNPB
Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan bantuan dana siap pakai Rp 500 juta untuk penanganan banjir di Kabupaten Solok Selatan kepada Bupati Muzni Zakaria di Masjid Raya Alam Surambi Sungai Pagu, Jumat (13/12/2019). 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyerahkan bantuan dana siap pakai (DSP) Rp 500 juta untuk penanganan banjir di Kabupaten Solok Selatan (Solsel).

Bantuan DSP tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria di Masjid Raya Alam Surambi Sungai Pagu usai pelaksanaan salat Jumat (13/12/2019).

Sebelum bantuan diserahkan, Doni berkesempatan meninjau dampak banjir di Solsel.

Banjir Solok Selatan, Lahan 1,5 Ha Disiapkan untuk Relokasi Warga, Wagub Sumbar Harapkan Ini

Kemudian selepas salat Jumat, Doni menceramahi warga sekitar.

Dalam ceramahnya tersebut, Doni ingin masyarakat Solsel mengubah perilaku agar peduli terhadap lingkungan.

Menurutnya, peduli terhadap lingkungan adalah solusi permanen dalam pencegahan banjir yang terus berulang setiap tahunnya.

"Kesuksesan merubah perilaku ini harus didukung oleh tiga tungku sajarangan yaitu ninik mamak, cadiak pandai dan ulama.”

Banjir di Solok Selatan Merenggut Nyawa, Bocah 3 Tahun Tewas Terseret Arus

“Seperti kita kita ketahui orang Minangkabau memiliki filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Artinya adalah sudah sejak lama orang Minang diingatkan untuk tidak merusak alam sesuai dengan perintah alquran,” ucapnya.

Doni juga menjelaskan, orang Minang bukanlah masyarakat yang ahli dalam bidang pertambangan.

Orang Minang lebih dikenal sebagai pedagang, urusan pertambangan harus diserahkan kepada orang yang ahli dibidangnya.

Kabupaten Solok Selatan Dalam Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Hingga 19 Desember

Adanya perubahan vegetasi seperti penebangan pohon serta penanaman sayur di kemiringan lebih dari 30 derajat hal ini dapat mengakibatkan longsor dan banjir.

Di akhir ceramahnya, Doni mengatakan bahwa bencana adalah urusan bersama.

Oleh sebab itu, dalam penanganan banjir ini BNPB akan bekerja sama dengan empat Kementerian.

Di antaranya, Kementerian PUPR, Pertanian, LHK, BPN, dan dinas-dinas terkait di Provinsi Sumbar.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved