Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari, BMKG Minta Warga Waspada Banjir di Sejumlah Wilayah di Sumbar

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha menyampaikan, potensi hujan intensitas lebat masih berpeluang terjadi di bagia

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Grafis/Rahmandito Dwiatno
Prakiraan cuaca BMKG 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha menyampaikan, potensi hujan intensitas lebat masih berpeluang terjadi di bagian Tenggara Sumbar.

Antara lain di wilayah Solok, Sijunjung, Solok Selatan, Sawahlunto, dan sekitarnya.

BMKG: Masih Terdapat Potensi Hujan dengan Intensitas Sedang hingga Lebat di Kabupaten Solok Selatan

BMKG Minta Pengendara Sepeda Motor Ikut Hati-hati, Potensi Angin Kencang di Padang hingga Januari

Untuk potensi hujan terkait kejadian banjir di Solok Selatan, berdasarkan analisa cuaca, saat ini pihaknya melihat terdapat pola angin timuran dan adanya pola konvergensi massa udara di wilayah timur Sumbar.

Dengan melihat topografi perbukitan di tengah Sumbar terdapat proses blocking massa udara sehingga massa udara basah berkumpul tumbuh menjadi awan-awan hujan di wilayah timur Sumbar.

Prakiraan Cuaca Hari Ini 11 Desember 2019, Terjadi Hujan Terutama di Wilayah Sumatera

BMKG: Masyarakat Sumbar Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem di Masa Transisi Musim

Hal tersebut yang menyebabkan terjadi peningkatan curah hujan di wilayah timur Sumbar termasuk di Limapuluh Kota dan Solok Selatan.

"Tentunya kondisi banjir masih dapat terjadi mengingat potensi cuaca ekstrem juga berlangsung hingga akhir Januari," jelas Yudha Nugraha.

Prakiraan Cuaca di Sumatera Barat Tiga Hari Ke Depan, Didominasi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu (11/12/2019) di 34 Provinsi Indonesia, Kota Padang Siang Hari Hujan Lebat

Dijelaskan Yudha Nugraha, hujan lebat masih berpeluang tinggi hingga Januari di daerah Timur dan Tengah Sumbar antara lain Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung, Solok, Sawahlunto, Agam, dan Bukittinggi.

Untuk warga terutama yang tinggal di daerah sempadan sungai, tentunya, lanjut Yudha Nugraha, perlu mewaspdai apabila kondisi hujan lebat berlangsung dengan durasi lama lebih dari 3 jam.

"Ini menimbulkan bencana alam sehingga dapat tinggal sementara di tempat kerabat yang lebih aman," imbau Yudha Nugraha. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved