Berita Sumbar Hari Ini

Sumbar Ekspor 115,6 Ton Manggis Selama 2019, Meningkat Dua Kali Lipat dari Tahun Sebelumnya

Sumbar Ekspor 115,6 Ton Manggis Selama 2019, Meningkat Dua Kali Lipat dari Tahun Sebelumnya

Sumbar Ekspor 115,6 Ton Manggis Selama 2019, Meningkat Dua Kali Lipat dari Tahun Sebelumnya
Istimewa
Petugas Balai Karantina Padang memeriksa manggis yang akan diekspor dari Sumbar ke luar negeri. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebagai sentra manggis terbesar setelah Jawa Barat, Provinsi Sumatera Barat di awal musim panen bulan Oktober 2019 berhasil mengekspor 58,9 ton manggis dengan nilai Rp 21,1 miliar ke manca negara.

Dengan frekuensi sebanyak 33 kali pengiriman, menggenapkan total eksportasi produk hortikultura Januari hingga Oktober 2019 sebanyak 115,6 ton.

Kepala Karantina Pertanian Padang, Eka Darnida Yanto hadir saat menyerahkan sertifikat kesehatan tumbuhan atau Phytosanytary Certificate (PC) sebanyak 2,040 ton manggis senilai Rp 91,8 juta dengan tujuan Cina kepada eksportir, PT Buah Angkasa di Padang.

Semen Padang Tanpa 2 Striker Bisa Tahan Imbang Bhayangkara FC, Eduardo Almeida Apresiasi Pemain

"Dibandingkan total ekspor pada periode yang sama ditahun 2018 yang hanya 59,7 ton. Peningkatannya sangat signifikan. Dua kali lipat," katanya, Minggu (3/11/2019).

Ia juga menyebutkan, bahwa dari data sistem automasi perkarantinaan, IQFAST diwilayah kerja Padang, negara Cina menjadi tujuan utama pasar ekspor komoditas ini.

Selain itu juga Hongkong, Perancis, Malaysia, Taiwan dan Singapura menjadi langganan tetap manggis Sumbar.

Sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian untuk lakukan gerakan masif ekspor dan investasi di bidang pertanian.

Hasil Etape II Tour de Singkarak (TdS) 2019: Pembalap Australia Jesse Ewart Finis Terdepan

Mengemban fungsi sebagai fasilitator perdagangan produk pertanian, Badan Karantina Pertanian lakukan berbagai terobosan layanan ekspor cepat.

Menurut Eka, pihaknya melalui program Agro Gemilang yang digagas oleh Barantan melakukan bimbingan teknis bagi rumah kemasan.

Bimbingan berupa pemenuhan persyaratan teknis protokol ekspor manggis sesuai dengan masing-masing negara tujuan.

Pemenuhan persyaratan teknis atau 'Sanitary and Phytosanitary Measure' menjadi kunci keberterimaan produk pertanian di pasar global.

Erick Haryona Dikukuhkan Jadi Ketua, MKGR Sumbar Dukung Bamsoet Pimpin Golkar

Untuk manggis, pemerintah daerah Sumbar telah menetapkan 8 kabupaten dan kota sebagai sentra.

Masing-masing adalah Kabupaten Limapuluh Kota, Tanah Datar, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Sijunjung, Padang Pariaman, Agam, dan Kota Padang.

"Bagi petugas karantina, tentunya ini lebih mudah dalam memberikan layanan ekspor cepat jika dalam satu kawasan. Layanan ekspor mudah, akurat dan cepat maka ekspor meningkat. Dan, Sumbar contohnya," tuturnya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved