Conference on Languages and Arts 17-18 Oktober 2019 Segera Digelar di Hotel UNP Kota Padang

Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengadakan Conference on Languages and Arts (ICLA) untuk yang ke delapan kalinya

Penulis: Debi Gunawan | Editor: Emil Mahmud
istimewa/unp.ac.id
Ilustrasi: Universitas Negeri Padang (UNP) 

Universitas Negeri Padang Kembali Adakan Conference on Languages and Arts (ICLA), 17-18 Oktober 2019 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Debi Gunawan

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengadakan Conference on Languages and Arts (ICLA) untuk yang ke delapan kalinya pada Tahun 2019.

Rencananya, acara tersebut akan digelar pada 17-18 Oktober 2019 mendatang di Hotel UNP Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Universitas Negeri Padang Buka Program Studi Animasi, Mahasiswa Angkatan Pertama 2020

Ombudsman RI Teken MoU Optimalkan Pelayanan Publik Bersama Pemprov Sumbar,Pemkab Tanah Datar dan UNP

"Tema ICLA kali ini yaitu 'Inovasi Penelitian dan Pendidikan di Bidang Bahasa dan Seni pada Era 4.0," ungkap Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Senin sore (14/10/2019).

Selama tujuh tahun terlaksana kata Ermanto, berbagai pencapaian telah berhasil diraih setelah diadakannya ICLA di UNP ini.

Ermanto menyebutkan adanya peningkatan budaya meneliti di kalangan dosen dan mahasiswa, termasuk produktivitas dosen-dosen untuk membuat buku.

"Selain itu, nantinya semua makalah-makalah yang dipresentasikan di ajang ICLA akan diterbitkan dalam bentuk prosiding oleh Atlantis," ungkap Ermanto.

Wakil Rektor (WR) I UNP, Yunia Wardi mengungkapkan lagkah UNP menuju universitas unggul di Asia Tenggara, satu diantaranya dengan mengadakan acara-acara berkelas internasional.

"Memperkenalkan UNP ke dunia internasional, dan ditingkatkan lagi menuju enterpreuner university," ungkap Yunia Wardi.

Selain diikuti ratusan pemakalah, ICLA yang ke delapan ini juga menghadirkan pemakalah utama dari berbagai negara.

Seperti Masamichi Ueno dari Sophia University Japan, Ramlee Mustapaha dari Sultan Idris Education University, Khairul Aidil Azlan Abd Rahman dari University Putra Malaysia, M Zaim dari UNP, serta Triyono Bramantyo dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

"Nantinya juga ada peserta dari berbagai kalangan, mulai dosen, mahasiswa, dan berbagai profesi lainnya," ungkap Ermanto.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved