BERITA POPULER SPORT

POPULER SPORT - McLaren Sesumbar Bisa Kembali Jadi Tim Top| Lewis Hamilton Kibarkan Mercedes

Sederetan berita populer tentang kabar sport dan arena sepanjang Minggu 29 September 2019 patut Tribunners simak kembali artikelnya

POPULER SPORT - McLaren Sesumbar Bisa Kembali Jadi Tim Top| Lewis Hamilton Kibarkan Mercedes
twitter.com/MercedesAMGF1
Ilustrasi: Momentum saat pembalap Mercedes, Lewis Hamilton (kiri) berjumpa dengan pembalap legendaris F1 Niki Lauda (kanan) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sederetan berita populer tentang kabar sport dan arena sepanjang Minggu 29 September 2019 patut Tribunners simak kembali artikelnya.

Adapun ringkasan berita-berita populer sport sebagai berikut ini.

McLaren Sesumbar Bisa Kembali Jadi Tim Top di F1 Setelah Rujuk dengan Mercedes

CEO McLaren F1, Zak Brown, percaya timnya bisa kembali bersaing dengan tim papan atas Formula 1 menyusul kerja sama dengan Mercedes.

Pengumuman kerja sama antara tim McLaren dan Mercedes menjadi salah satu kabar menarik di tengah berlangsungnya gelaran seri F1 GP Rusia.

Mobil McLaren McL34 pada balapan ke-1000 F1 di China, Minggu (14/4/2019)
Mobil McLaren McL34 pada balapan ke-1000 F1 di China, Minggu (14/4/2019) (twitter.com/McLarenF1)

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (28/9/2019), Mercedes akan menjadi pemasok power unit bagi McLaren mulai 2021.

Charles Leclerc Tercepat Sesi Latihan, Giliran Ferrari Tampil Meyakinkan

UPDATE BALAP F1 - Lewis Hamilton Dapat Poin Ekstra Lantas Makin Kokoh di Puncak Klasemen

Lewis Hamilton Kibarkan Bendera Mercedes setelah Tercepat di Sirkuit Sochi Autodrom, Rusia

Kerja sama McLaren dengan Mercedes bakal berlangsung setidaknya selama empat musim, atau sampai akhir musim 2024.

Ini bukan pertama kalinya McLaren menggunakan mesin buatan Mercedes.

Kolaborasi McLaren dan Mercedes pada 1994-2014 bahkan telah menghasilkan beberapa gelar juara melalui Mika Hakkinen (1998, 1999) dan Lewis Hamilton (2008).

Diyakini alasan McLaren memutus kemitraan dengan Mercedes pada 2014 karena anggapan tak dapat bersaing dengan tim pabrikan Mercedes sebagai tim pelanggan.

Meski demikian, CEO McLaren F1 Zak Brown saat ini percaya bahwa Mercedes memberi perlakuan yang adil terhadap tim-tim yang memakai mesin buatannya.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved