Benteng Van der Capellen Batusangkar, Peninggalan Penjajah Belanda yang Pernah Dijadikan Markas BKR
Benteng Van der Capellen Batusangkar, Peninggalan Penjajah Belanda yang Pernah Dijadikan Markas BKR di Tanah Datar
Penulis: Merinda Faradianti | Editor: afrizal
Pasar Van der Capellen memiliki tema jajanan jaman dulu khas Minang dan menarik perhatian pengunjung yang ada di Batusangkar.
Pasar kuliner Van der Capellen hadir setiap Minggu dan sudah ada sejak tahun 2018.
Lokasinya berada di Benteng Van der Capellen Batusangkar
Selain jajanan lama khas Minang, baju yang dikenakan penjual berupa "baju kuruang basibah" lengkap dengan peralatan makan jaman dulu.

Selain kuliner, pasar Van der Capellen juga menjadi spot foto yang instagrammable.
Banyak pengunjung yang berfoto bersama untuk mengabadikan momen tersebut.
Pengunjung tak hanya dari Batusangkar saja namun ada juga dari luar Batusangkar.
Seperti Rini yang berasal dari Pekanbaru, mengunjungi pasar Van den Capellen karena melihat postingan teman-temannya di Facebook.
"Saya juga ingin melihat langsung bagaimana makanan di sini. Pasar ini unik sekali, saya banyak melihat teman-teman posting di FB," ujarnya.
Di sana juga terdapat live musik khas Minang seperti talempong, gendang, saluang, dan banyak lainnya.
Untuk berbelanja ada koin khusus yaitu koin Capellen.
Koin yang bisa ditukarkan di meja panitia dengan nominal Rp 2.5.
Kuliner yang ditawarkan beragam.
Mulai dari katupek gulai paku yang sarat dengan bumbu dan pedas, ada juga lamang tapai yang bisa ditukarkan dengan 2 koin Capellen.
Ada juga nasi padeh yang diracik dengan banyak bumbu dan tentunya pedas.
Pasar kuliner unik gaya lama ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar Batusangkar. (*)