Padang

Mahyeldi Tantang Awak Media Berikan Data Rumah ASN dan Kantor yang Tidak Memasang Bendera

Wali kota Padang, Mahyeldi memberikan tantangan terhadap para awak media untuk bisa memberikan data di rumah-rumah ASN, Pegawai Pemerintahan,

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Wali kota Padang, Mahyeldi Ansharullah beserta tamu undangan memukul gendang sebagai tanda pembukaan festival Pawai Telong-telong di Pantai Cimpago, Kota Padang, Selasa (6/8/2019). 

Walikota Padang Janjikan Hadiah Kepada Para Awak Media yang Siap Melaporkan Data Rumah ASN, SKPD, dan Pegawai Pemerintah Serta Kantor Dinas yang Tidak Memasang Bendera Merah Putih

 Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali kota Padang, Mahyeldi memberikan tantangan terhadap para awak media untuk bisa memberikan data di rumah-rumah ASN, Pegawai Pemerintahan, Kantor-kantor Dinas yang tidak memasang bendera merah putih akan diberikan bingkisan hadiah yang melaporkan terbanyak.

Hal tersebut disampaikannya oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah pada saat berpidato dalam pelaksanaan Festival Pawai Telong-telong di Pantai Cimpago Padang.

"Demi untuk melakukan pembelaan terhadap pejuang dan pahlawan kita," kata Mahyeldi saat ditemui di sela kegiatan Fesrival Pawai Telong-telong, Selasa (6/8/2019) malam.

Mahlyeldi meminta agar para awak media dapat memantau rumah pejabat, ASN, kantor dinas, dan lainnya di Kota Padang untuk dilaporkan kepadanya, jika tidak mamasang bendera merah putih.

"Rumah pejabat, rumah ASN, dan kantor dinas lainnya yang tidak memasang bendera di rumahnya di Kota Padang, segera laporkan. Karena seharusnya, pegawai Pemerintahan, BUMN yang ada di Kota Padang, Kantor-kantor Pemerintahan harus menjadi contoh dalam memberikan semangat kepahlawanan," kata Mahyeldi.

Oleh karena itu, ia berharap kepada para awak media bisa memberikan data berapa rumah dari ASN Kota Padang yang tidak memasang bendera merah putih, maka akan ia bsrikan hadiah.

"Kepada wartawan cetak dan elektronik silahkan berburu ke rumah ASN di Kota Padang, pegawai di Kota Padang yang tidak memasang bendera merah putih, dan akan kita berikan sanksi nantinya," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengatakan bahwa pada Agustus adalah hari yang memiliki peristiwa bersejarah.

"Ini adalah peristiwa bersejarah pada bulan Agustus yang hadir kepada kita, yaitu hari jadi Kota Padang, Hari Raya Idul Adha, dan hari memperingati Kemerdeakaan Indonesia," kata Mahyeldi.

Dikakatannya, semuanya hari-hari tersebut berbicara masalah pengorbanan, pada hari jadi Kota Padang juga ada pengorbanan dari para pejuang masyarakat Kota Padang.

"Pada Hari Raya Idul Adha juga ada pengorbanan, dan pada 17 Agustus juga hari pengorbanan untuk bangsa Indonesia ini," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi mengajak masyarakat Kota Padang untuk menghargai perngorbanan para pahlawan dan pejuang bangsa.

"Untuk mewujudkan penghargaan kepada pejuang dan pahlawan bangsa, maka kita telah membuat surat edaran kepada seluruh Camat, Lurah dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kota padang, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Badna Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kantor Dinas lainnya yang ada di Kota Padang," kata Mahyeldi.

Mahyeldi berharap dalam menghargai semangat juang pahlawan dan pejuang tersebut, agar dapat memasang bendera merah putih di setiap rumah.

"Dari tanggal 1 Agustus sampai tanggal 31 Agustus nantinya," tutup Mahyeldi.

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved