Padang Pariaman

Dua Pria di Padang Pariaman Hendak Jual Motor Bodong Diringkus Oleh Polisi yang Menyamar

Anggota Opsnal Halilintar Satreskrim Polres Padang Pariaman yang menyamar membekuk dua orang yang diduga menjual sep

Dua Pria di Padang Pariaman Hendak Jual Motor Bodong Diringkus Oleh Polisi yang Menyamar
ISTIMEWA/DOK.POLRES PADANG PARIAMAN
Tim Opsnal Halilintar Satreskrim Polres Padang Pariaman, saat mengamankan barang bukti sepeda motor skuter metik (Skutik), yang tidak punya kelengkapan surat-surat, Rabu (31/7/2019). 

Polisi Gagalkan Penjualan Motor Curian Tanpa Surat-surat, 2 Pria Padang Pariaman Diringkus 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Anggota Opsnal Halilintar Satreskrim Polres Padang Pariaman yang menyamar  membekuk dua orang yang diduga menjual sepeda motor bodong atau tanpa surat dokumen kendaraan.

Kedua terduga itu diringkus pada Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 3.30 WIB, berikut mengamankan motor jenis skuter metik (Skutik) warna hitam, yang hendak dijual seharga Rp 1 Juta.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho mengatakan bahwa penangkapan terhadap dua orang tersebut setelah anggotanya yang menyamar sebagai calon pembeli. 

"Kami mengamankan dua orang laki-laki, yang hendak menjual sepeda motor jenis skuter metik  berwarna hitam," kata AKBP Rizki Nugroho, kepada TribunPadang.com, Kamis (1/8/2019).

Dijelaskannya, bahwa kendaraan yang diamankan tidak memiliki atau tidak dilengkapi dokumen surat kendaraan yang sah.

Adapun diketahui, rinciannya nomor rangka sepeda motor tersebut adalah MH1JF21129K279310
dan nomor mesin JF21E127753, kali ini tanpa dilengkapi nomor polisi (Nopol).

"Terduga pelaku berinisial masing-masing DS (21), dan RKI (18). Barang bukti (BB) motor tersebut disinyalir bodong atau tanpa dilengkapi surat kendaraan yang sah," ujar AKBP Rizki Nugroho.

AKBP Rizki Nugroho mengatakan bahwa pelaku DS (21) menelepon dan mengajak melakukan transaksi di Simpang Lintas Lubuk Alung.

"Secara sigap tim langsung meringkus kedua pelaku, saat diamankan ditanyakan surat kendaraan namun yang bersangkutan tidak dapat menunjukan surat kendaraan," katanya.

Dijelaskannya, bahwa DS (21) mengakui sepeda motor tersebut dibelinya dari seseoranag inisial TH seharga Rp 1 juta.

"Karena tidak dapat menunjukkan surat-surat yang sah, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Padang Pariaman, guna untuk dilidik lebih dalam," tutup AKBP Rizki Nugroho.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved