Kementerian Pemberdayaan PPA akan Bawa Kasus Dokter Gigi Romi dalam Rapat Khusus Bersama

Kuasa Hukum drg Romi dari LBH Padang, Wendra Rona Putra mendukung KPPPA dan kementerian terkait membahas isu tersebut hingga level nasional

Kementerian Pemberdayaan PPA akan Bawa Kasus Dokter Gigi Romi dalam Rapat Khusus Bersama
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
drg Romi Syofpa Ismael didampingi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan kuasa hukum dari LBH Padang Wendra Rona Putra 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) akan membawa kasus drg Romi Syofpa Ismael dalam rapat khusus bersama seluruh kementerian terkait pada, Senin (29/7/2019).

"Kita akan undang semua kementerian terkait untuk mengikuti rapat konsolidasi membahas masalah drg Romi di Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)," kata Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Nyimas Aliyah saat berkunjung ke Padang, Minggu (28/7/2019).

Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum drg Romi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Wendra Rona Putra mendukung KPPPA dan kementerian terkait membahas isu tersebut hingga level nasional.

"Rencana besok akan ada pertemuan konsolidasi untuk membahas persoalan drg Romi. Sebenarnya pada konteks itu, kami bisa melihat sejauh mana dinamika di level nasional," ujar Wendra Rona Putra pada TribunPadang.com.

Kasus drg Romi Gagal Jadi PNS, KPPPA: Masih Banyak yang Belum Paham tentang Keberadaan Disabilitas

Masyarakat Bikin Surat Pernyataan Dukungan untuk Dokter Gigi Romi Syofpa

Dukungan untuk Dokter Gigi Romi yang Kelulusan Hasil Tes CPNS Dibatalkan Terus Mengalir

Wendra Rona Putra berharap konsolidasi tersebut bisa menghasilkan solusi tegas untuk mengurai persoalan drg Romi langsung kepada sumber masalah yakni tindakan bupati yang mengeluarkan SK Pembatalan.

"Jika terdapat satu rekomendasi positif yang nanti bisa ditindaklanjuti, kami bisa memikirkan ulang terkait gugatannya.

Tetapi seandainya masih belum jelas dan meraba-raba serta menghasilkan rekomendasi yang berbelit-belit, proses hukum akan tetap berjalan," tegas Wendra Rona Putra.

Wendra Rona Putra menjelaskan saat ini ada dua proses hukum yang disiapkan secara matang oleh drg Romi dan kuasa hukum.

Pertama pendaftaran gugatan ke PTUN Padang soal administrasi dan gugatan tindak pidana yakni pidana perlindungan disabilitas.

Wagub Sumbar Sebut drg Romi Harus Diangkat Jadi PNS: Dia Bisa Bekerja dengan Kedua Tangannya

Penjelasan Kepala BKPSDM Solok Selatan Terkait drg Romi Syofpa Ismael,Menunggu Persetujuan Panselnas

Kisah Dokter Gigi Romi Syofpa Perjuangkan Haknya dari Atas Kursi Roda Setelah Kelulusan Dibatalkan

"Proses pendaftaran akan melihat hasil konsolidasi senin depan. Kami menunggu hasil konsolidasi KPPPA dan kementerian terkait," ujarnya.

Sebelumnya, kata Wendra Rona Putra, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi Etik PDGI Sumbar terkait peserta yang melaporkan bahwa drg Romi mengalami disabilitas.

"LBH Padang sudah melaporkan yang bersangkutan ke Komisi Etik PDGI Sumbar. Kami menerima informasi pelaporan etik tersebut sedang diproses. Dan yang bersangkutan akan dipanggil untuk melaksanakan sidang etik Selasa depan," jelas Wendra Rona Putra.

Wendra Rona Putra mengatakan hal penting yang perlu dikoreksi dari kasus drg Romi adalah bagaimana sikap antara sesama profesi yang tidak saling menghargai terutama sesama profesi dokter gigi.

"Ini bisa menjadi bahan evaluasi yang perlu ditekankan dalam kasus ini," tutup Wendra Rona Putra.(*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved