Adu Taktik Pelatih Beda Generasi PSS Sleman Vs Persebaya, Seto Ungkap Diajari Djanur Saat Kursus

PSS Sleman akan berhadapan dengan Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (13/7/2019) malam ini, berikut prediksinya.

Adu Taktik Pelatih Beda Generasi PSS Sleman Vs Persebaya, Seto Ungkap Diajari Djanur Saat Kursus
DEODATUS KRESNA MURTI BAYU AJI/BOLASPORT.COM
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, saat jumpa pers sebelum laga pembukaan Liga 1 2019 kontra Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Selasa (14/5/2019) sore. 

TRIBUNPADANG.COM  - Laga PSS Sleman kontra Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1 2019 akan mempertemukan dua pelatih beda generasi.

Adu cerdik meracik strategi akan diperlihatkan pelatih junior dan senior saat PSS Sleman meladeni Persebaya Surabaya pada pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (13/7/2019) pukul 18.30 WIB.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, memang tengah naik daun, sebagai pelatih muda, dirinya mampu membawa PSS Sleman promosi ke kasta tertinggi.

Di usianya yang baru menginjak 45 tahun, Seto yang telah menggenggam lisensi AFC Pro, level tertinggi di lisensi kepelatihan, sejauh ini mampu mencatatkan debut yang cukup apik bersama PSS di Liga 1 2018 dengan bercokol di peringkat ke-8 dari enam laga yang telah di lakoni.

Weliansyah Akui Mental Pemain Semen Padang FC Sempat Turun Setelah Tertinggal Gol dari Arema FC

Pelatih Arema FC Milomir Seslija Akui Sulit Bongkar Pertahanan Semen Padang FC

"Hasil positif di laga kemarin jadi modal kepercayaan lebih dari pemain. Saat ini pemain jadi lebih enjoy, lebih enak, mudah-mudahan bisa dibawa ya, ke permainan. Harapannya muncul kreativitas di lapangan nanti," tandasnya, Jumat (12/7/2019)..

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro (Bolasport)

Tetapi, Seto pun meyaknini, Persebaya yang terbilang masih inkonsisten di awal musim ini, mengusung tekad serupa di Sleman.

Ia mengakui, secara kekuatan, Bajul Ijo memiliki skuat cukup mentereng, dengan diracik juru taktik kawakan pada diri Djajang Nurjaman.

"Mereka tentu ingin poin juga, itu harus kita waspadai. Secara kualitas pemain, Persebaya lebih daripada kita. Coach Djajang juga lebih senior dan berpengalaman. Waktu kurusus (AFC Pro) kemarin saya juga diajari sama beliau ini," ucapnya.

Walau begitu, dengan modal track record mentereng di kandang, pria kelahiran 45 tahun silam itu optimis bisa meraih tiga poin atas Persebaya.Dirinya pun mengaku tak ambil pusing, meski kehilangan Alfonso de la Cruz dan Rangga Muslim, akibat akumulasi kartu.

"Di belakang masih ada Purwaka (Yudhi), Gufron (Asyraq), atau Ikhwan (Ciptady), untuk menggantikan Alfonso. Absennya Rangga saya kira juga tak begitu masalah, karena pemain kita di posisi sayap masih terdapat beberapa ya," cetusnya.

Halaman
123
Editor: afrizal
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved